1 tahun kedepan bersama GAMAIS ITB

Ketika seseorang ditanya apa yang diharapkankan dalam sebuah lembaga dakwah seperti gamais, tentu yang terpikirkan adalah memperdalam keislaman (pembinaan). Ya, begitu juga saya, secara garis besar yang saya harapkan adalah pemahaman terhadap Islam secara lebih mendalam. Saya membagi impian besar itu menjadi potongan-potongan kecil sebagai berikut :

  1. 1. Memiliki pemikiran islam (dakwah) yang komprehensif

Sebagai sebuah lembaga dakwah, tentu 2 pilar utama yang mutlak dibutuhkan adalah syiar dan kaderisasi, oleh karena itu, harapan yang ada dari kaderisasi(tarbiyah) yang diberikan oleh gamais, 1 tahun kedepan saya telah memiliki pemahaman terhadap islam dan dakwah secara benar.

  1. 2. Hafal 5 juz alqur’an (minimal)

Berada dalam lingkungan islam, alqur’an menjadi keseharian, tentu jalan menjadi hafiz qur’an terbentang lebar. Ya, gamais adalah jalan menuju mimpi besar saya menjadi seorang hafiz. Semoga 1 tahun kedepan minimal saya telah menghafal 5 juz alqur’an (amiin).

  1. 3. Memiliki 500 teman (minimal)

Lembaga dakwah, unit kegiatan terbesar dan tersebar di ITB, tentu ukhuwah adalah bagian dari kegiatan yang ada di gamais. Dengan berada dalam lingkungan gamais sebagai sebuah unit yang terbesar dan tersebar di ITB,  satu tahun kedepan saya berharap telah memiliki minimal 500 teman, hal yang sangat menyenangkan ketika saya berjalan di ITB bisa menyapa dan mengucap salam semua orang karena ukhuwah yang terjalin.

  1. 4. Kompetensi dalam Teknik Perminyakan(amiin)

satu keluarga menjadi model LDK Nasional berbasis pembinaan dan kompetensi, melingkupi seluruh sayap dakwah menuju Indonesia Islami”.

Berbicara sebagai seorang kader gamais yang notabenya adalah lembaga dakwah salah satu institut terbaik bangsa, tentu tidak pas rasanya jika kita hanya memiliki pemikiran islam secara baik saja, menjadi kader yang memiliki kompetensi dalam bidang masing-masing tentu menjadi sebuah keharusan.

Saya sangat setuju dengan kata-kata kang yusuf dalam acara temu tokoh lalu, beliau mengatakan, “di gamais kalian tidak akan menjadi seorang kyai, kalian disini didik untuk menjadi ilmuwan muslim, pengusaha muslim ataupun tekhnokrat muslim”. Oleh karena itu, tak salah rasanya mengharap keberadaan saya dalam gamais dapat menjadi penunjang impian meraih prodi Impian, belum lagi jika melihat dari visi gamais diatas “LDK Nasional berbasis pembinaan dan kompetensi’.


Semoga sebagai kecil mimpi saya ini bisa terwujud dengan keberadaan saya dalam lingkungan Gamais dalam 1 tahun kedepan. (Amiin).

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s