Hasil PEMIRA ITB 2011

Pemira ITB 2011 pun usai, dengan penghitungan suara yang berlangsung cukup memakan waktu namun tetap lancar, terpilihlah Tizar Bijaksana (Planologi 07) sebagai Presiden KM ITB 2011-2012.

Tizar berhasil memperoleh 3006 suara, sementara Filman berhasil memperoleh 2022 suara.

Selamat buat Bang Tizar, semoga bisa benar-benar menjadikan KM ITB lebih ASIK kedepannya.

Berikut hasil perhitungan suara keseluruhan :

Sumber : rekapitulasi panita pelaksaan pemira

KEHIDUPAN SEHARI-HARI YANG ISLAMI

Oleh Syaikh Abdullah bin Jaarullah bin Ibrahim Al-Jaarullah

Saudaraku….

Dengan penuh pengharapan bahwa  kebahagian dunia dan akhirat yang akan kita dapatkan, maka  kami sampaikan risalah  yang berisikan  pertanyaan-pertanyaan  ini  kehadapan anda untuk direnungkan dan di jawab dengan perbuatan.

Pertanyaan-pertanyaan ini sengaja kami angkat kehadapan anda dengan harapan yang tulus dan cinta karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, supaya  kita  bisa mengambil  mannfaat dan faedah yang banyak darinya, disamping itu sebagai bahan kajian untuk melihat diri kita, sudah sejauh mana dan ada dimana posisinya selama ini.

Saudaraku…

Risalah ini dinukilkan dari buku saku yang sangat bagus dan menawan yaitu Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) dari hal. 51 – 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah dan diterjemahkan oleh saudara kita Fariq Gasim Anuz semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalasnya dengan pahala dan surganya.

Kehidupan Sehari-hari Yang Islami

  1. Apakah anda selalu shalat Fajar berjama’ah di masjid setiap hari .?
  2. Apakah anda selalu menjaga Shalat yang lima waktu di masjid .?
  3. Apakah anda hari ini membaca Al-Qur’an .?
  4. Apakah anda rutin membaca Dzikir setelah selesai melaksanakan Shalat wajib .?
  5. Apakah anda selalu menjaga Shalat sunnah Rawatib sebelum dan sesudah Shalat wajib .?
  6. Apakah anda (hari ini) Khusyu dalam Shalat, menghayati apa yang anda baca .?
  7. Apakah anda (hari ini) mengingat Mati dan Kubur .?
  8. Apakah anda (hari ini) mengingat hari Kiamat, segala peristiwa dan kedahsyatannya .?
  9. Apakah anda telah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sebanyak tiga kali, agar memasukkan anda ke dalam Surga .? Maka sesungguhnya barang siapa yang memohon demikian, Surga berkata :”Wahai Allah Subhanahu wa Ta’ala masukkanlah ia ke dalam Surga”.
  10. Apakah anda telah meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali .? Maka sesungguhnya barangsiapa yang berbuat demikian, neraka berkata :”Wahai Allah peliharalah dia dari api neraka”. (Berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya :”Barangsiapa yang memohon Surga kepada Allah sebanyak tiga kali, Surga berkata :”Wahai Allah masukkanlah ia ke dalam Surga. Dan barangsiapa yang meminta perlindungan kepada Allah agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali, neraka berkata :”Wahai Allah selamatkanlah ia dari neraka”. (Hadits Riwayat Tirmidzi dan di shahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami No. 911. Jilid 6).
  11. Apakah anda (hari ini) membaca hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam .?
  12. Apakah anda pernah berfikir untuk menjauhi teman-teman yang tidak baik .?
  13. Apakah anda telah berusaha untuk menghindari banyak tertawa dan bergurau .?
  14. Apakah anda (hari ini) menangis karena takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala .?
  15. Apakah anda selalu membaca Dzikir pagi dan sore hari .?
  16. Apakah anda (hari ini) telah memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala atas dosa-dosa (yang engkau perbuat -pen) .?
  17. Apakah anda telah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan benar untuk mati Syahid .? Karena sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda yang artinya :”Barangsiapa yang memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan benar untuk mati syahid, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberikan kedudukan sebagai syuhada meskipun ia meninggal di atas tempat tidur”. (Hadits Riwayat Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al-Hakim dan ia menshahihkannya).
  18. Apakah anda telah berdo’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar ia menetapkan hati anda atas agama-Nya. ?
  19. Apakah anda telah mengambil kesempatan untuk berdo’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di waktu-waktu yang mustajab .?
  20. Apakah anda telah membeli buku-buku agama Islam untuk memahami agama .? (Tentu dengan memilih buku-buku yang sesuai dengan pemahaman yang dipahami oleh para Shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena banyak juga buku-buku Islam yang tersebar di pasaran justru merusak pemahaman Islam yang benar, pent).
  21. Apakah anda telah memintakan ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk saudara-saudara mukminin dan mukminah .? Karena setiap mendo’akan mereka anda akan mendapat kebajikan pula.
  22. Apakah anda telah memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala (dan bersyukur kepada-Nya, pent) atas nikmat Islam .?
  23. Apakah anda telah memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat mata, telinga, hati dan segala nikmat lainnya .?
  24. Apakah anda hari-hari ini telah bersedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkannya .?
  25. Apakah anda dapat menahan marah yang disebabkan urusan pribadi, dan berusaha untuk marah karena Allah Subhanahu wa Ta’ala saja .?
  26. Apakah anda telah menjauhi sikap sombong dan membanggakan diri sendiri .?
  27. Apakah anda telah mengunjungi saudara seagama, ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala .?
  28. Apakah anda telah menda’wahi keluarga, saudara-saudara, tetangga, dan siapa saja yang ada hubungannya dengan diri anda .?
  29. Apakah anda termasuk orang yang berbakti kepada orang tua .?
  30. Apakah anda mengucapkan “Innaa Lillahi wa innaa ilaihi raji’uun” jika mendapatkan musibah .?
  31. Apakah anda hari ini mengucapkan do’a ini : ” Allahumma inii a’uudubika an usyrika bika wa anaa a’lamu wastagfiruka limaa la’alamu = Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan Engkau sedangkan aku mengetahui, dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui”. Barangsiapa yang mengucapkan yang demikian, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menghilangkan darinya syirik besar dan syirik kecil. (Lihat Shahih Al-Jami’ No. 3625).
  32. Apakah anda berbuat baik kepada tetangga .?
  33. Apakah anda telah membersihkan hati dari sombong, riya, hasad, dan dengki .?
  34. Apakah anda telah membersihkan lisan dari dusta, mengumpat, mengadu domba, berdebat kusir dan berbuat serta berkata-kata yang tidak ada manfaatnya .?
  35. Apakah anda takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam hal penghasilan, makanan dan minuman, serta pakaian .?
  36. Apakah anda selalu bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan taubat yang sebenar-benarnya di segala waktu atas segala dosa dan kesalahan .?

Saudaraku ..

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di atas dengan perbuatan, agar kita  menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat, inysa Allah.

*diambil dari CD GAMAIS ITB 2010

Menu utama di Era Konseptual

Akhir-akhir ini kita akrab sekali dengan sebuah fenomena unik, saya menyebutnya popularitas instan, from nothing to something.

Sinta dan Jojo, dua orang wanita yang awalnya hanya mahasiswi biasa, menjadi bintang, popular mendadak, hanya karena keduanya memasukkan video rekaman lipsingnya yang unik dan konyol, masyarakat pun penasaran dan akhirnya ramai-ramai menonton video itu, efek besarnya, keduanya pun kini menjadi artis mendadak, dan menjadi ikon iklan produk sebuah makanan.

Lain Sinta dan jojo, lain lagi Briptu Norman Kamaru, wajah polisi yang asal Gorontalo ini dalam beberapa hari terakhir ramai menghiasi layar televise berbagai stasiun Televisi.

Apa yang sebenarnya sedang terjadi ?

Fenomena-fenomena ini, jika ditarik benang merah nya, adalah sebuah efek dari perubahan zaman (era), dalam bukunya Unlimited Wealth, Bong Chandra menggambarkan akselerasi zaman ini menjadi 4 fragmen, yaitu :

1. Era Agraris

Seperti namanya, di era ini yang paling berpengaruh adalah sektor agraris, orang yang paling kaya adalah orang yang memilki banyak kebun dan hewan ternak. Karena hanya mengandalkan kebun dan ternak, seseorang yang dilahirkan dibawah garis kemiskinan, susah sekali menaikkan taraf hidupnya.

2. Era Industri

Era ini ditandai dengan ditemukannya mesin uap pada tahun 1492. IQ adalah sesuatu yang paling diandalkan dalam era ini. Seseorang yang mendapat nilai 90 di mata pelajaran matematika dan 40 di mata pelajaran seni dianggap sebagai anak yang pintar, sementara seseorang yang mendapat nilai 40 di mata pelajaran matematika dan 90 di mata pelajaran seni dianggap sebagai orang yang bodoh. Seseorang yang memiliki otak kiri –yang mengandalkan logika- yang brilian adalah penguasa dalam era ini.

3. Era Informasi

Runtuhnya tembok Berlin menjadi tanda dibukanya gerbang era informasi. Kesuksesan seseorang dalam era ini ditentukan oleh seberapa banyak informasi yang ia ketahui. Karena pada era ini informasi sangat mudah sekali didapatkan, salah satu gerbang utamanya adalah akses internet.

4. Era Konseptual

Era ini dapat dikatakan bertentang dengan era industry, jika di era industry yang paling berpengaruh adalah otak kiri, dalam era ini yang paling berpengaruh adalah otak kanan, yaitu otak yang menitikberatkan pada kreativitas.

Saat ini kita tengah memasuki sebuah era baru, yaitu era konseptual (conceptual age), ketika era informasi, yang paling berpengaruh dalam diri seseorang adalah otak kiri, kini, di era konseptual, yang paling berpengaruh adalah otak kanan, karena ciri utama dari era konseptual adalah kreativitas dan komunikasi.

Dalam era ini, seseorang akan memiliki nilai plus ketika Ia dapat menguasai 2 poin, yang pertama adalah komunikasi, komunikasi dapat dikatakan baik apabila seseorang dapat mengejawantahkan ide-ide, pemikiran, dan argumentasi nya dengan baik, ia dapat memahamkan seseorang tentang ide yang ada di pikirannya.

Kedua adalah Kreativitas, sinta Jojo dan Briptu Norman adalah contoh paling update nya, jika dipikirkan hamper setiap hari ada seseorang yang mengupload video sejenis mereka ke dalam youtube, mengapa justru video mereka yang kemudian menjadi tenar, dapat menarik simpati dan mendapatkan apresiasi tinggi dari sebagian besar masyarakat.

Jawabannya adalah karena video mereka unik dan kreatif.

Ambil contoh lain, dalam bukunya, Bong Chandra menggambarkan poin plus dari kreativitas itu, ada sebuah buku di Amerika dengan judul Everything Men Know about Women, pengarangnya Cindy Cashman, Anda tahu apa isi buku ini ?

Saya yakin tebakan Anda semua salah, karena ternyata buku ini kosong, tidak ada tulisan sama sekali, yang ada hanya sebuah catatan di bagian akhir buku yang intinya mengatakan memang seorang laki-laki tidak mengetahui apa-apa tentang wanita, persis seperti kosongnya buku itu. UNIK.

Karena keunikkannya itulah buku itu laku keras, terjual hingga 1 juta kopi.

Inilah sebagian dari fenomena-fenomena unik di era konseptual, mungkin kedepannya akan semakin banyak keunikkan-keunikkan yang akan terjadi, selamat menikmati menu-menu utama di era konseptual. []

http://edukasi.kompasiana.com/2011/04/21/menu-utama-di-era-konseptual/

Politik Kampus dalam Perspektif Mahasiswa Baru

18-20 April 2011 adalah waktu yang paling menentukan bagi seluruh masa kampus ITB, karena dalam kurun 3 hari inilah mereka akan menentukkan pemimpinnya, Presiden  Keluarga Mahasiswa (KM) ITB 2011-2012. Setelah melalui proses yang cukup panjang, dimulai dari mencari suara minimal untuk maju menjadi Calon Presiden,kampanye, kini Pemira ITB memulai babak barunya.

Telah sering sekali didengung-dengungkan, kampus adalah miniatur bangsa, perbedaaan kelas sosial, keberagaman asal daerah mahasiswa menjadi satu dalam suprastruktur kampus, benar-benar menjadikan kampus sebagai miniature bangsa.

Hawa kebangsaan itu semakin menjadi ketika Pemilu Raya dimulai, Politik mulai mengambil bagiannya, kampanye dengan poster, selembaran, Baliho menjadikan kampus tak ubahnya miniatur Pemilu Presiden RI, pesta demokrasi tahunan ini semakin bertambah semarak dengan hearing calon-calon Presiden itu.

Tidak dapat dipungkiri, dalam keberjalanan suatu kampus, akan ada benturan kepentingan yang senantiasa menjadi pengisi dianamikanya. Karena kampus kini tidak hanya sebagai  ajang unjuk kemampuan akademik, kampus kini dijadikan ajang akselerasi diri bagi mahasiswa –meskipun belum seluruh mahasiswa-.

Dalam masa kampanyenya masing-masing calon dengan dibantu para pendukung nya mencoba menarik perhatian masa kampus, mereka saling berlomba-lomba membuat bentuk kampanye yang paling menarik.

Bagi seorang mahasiswa baru seperti saya, PEMIRA ini seharusnya menjadi wahana pembelajaran politik, namun, sangat disayangkan karena mahasiswa tingkat 1 atau yang biasa disebut TPB tahun ini kembali belum diperbolehkan menggunakan hak suaranya. Efek sampingnya pun terasa, wajar jika saat hearing masa TPB yang datang jauh dari harapan, karena akan ada yang berfikir, “untuk apa datang hearing, toh kita belum bisa milih”. Esensi hearing calon memang tidak sesempit itu, lebih jauh agar kami bisa mengenal siapa pemimpin kami nanti. Namun, tidak salah juga rasanya jika ada mahasiswa TPB yang berfikir demikian.

3 hari itu pun berlalu.

Lalu, siapakah yang kan membawa nakhoda KM ITB periode 2011-2012 nanti. Akankah Tizar Bijaksana ataukah Filman Ferdian ?

http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2011/04/21/politik-kampus-dalam-perspektif-mahasiswa-baru/

Lingkar Peradaban

Aku menyebutnya lingkar peradaban, disini kita akan melihat sebuah perubahan besar individu, yang kemudian akan melebur menjadi perubahan besar kolektif.

Lingkaran ini memang bukan pesantren kilat bukan pula mesin waktu yang akan mengajak kita berpindah zaman.

Ini hanyalah lingkaran kecil, tempat dimana ukhuwah diajarkan, saling mengingatkan dalam kebaikkan menjadi kebiasaan, berlomba-lomba dalam kebaikkan di gaungkan.

Disini, kalian tidak diajarkan menjadi seorang kyai ataupun ustad, disini kalian diajarkan membiasakan membaca alqur’an, berbagi inspirasi dari seorang murabbi.

Tidak banyak, ya, hanya itu, lingkaran ini memang tidak akan memberi banyak, tapi inilah tempat mengisi ulang kekosongan iman ini, setelah satu minggu berlalu lalang dalam kungkungan kehidupan.

Inilah tempat mencharge ulang ruhani kita, tempat persinggahan kita dari lalu lalalng dunia, berkaca dari pribadi saudara-saudara seiman.

Disini tidak ada lagi sekat-sekat etnis, pun  sekat-sekat asal daerah, karena segalanya melebur dalam ikatan iman.