Inspirasi Turki Hari 1 : Kebanggaan Indonesia di Negeri 2 Benua

Rabu 29 Mei 2013, alhamdulillah, hari ini setelah perjalanan panjang 16 Jam, saya tiba di bandara Internasional Attaturk Istanbul Turki. Oiy, saya dan seorang teman akan mengikuti berbagai kegiatan selama 9 hari berada di negeri 2 Benua ini, mulai dari konferensi Internasional, diskusi dengan pemuda Turki hingga sharing community development yang kami kembangkan di Bandung.

Bandara Internasional yang sebelumnya bernama Yesilkoy Internasional Airport ini ramai siang itu, turis berbagai negara hilir mudik, petugas tak henti mengecek administrasi para turis. Paska mengurus segala administrasi kami menuju exit gate. InsyaAllah kami akan di jemput kawan-kawan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Turki. Berjalan melewati exit gate, mata saya langsung memeriksa satu persatu para penjemput yang masing-masing membawa papan nama pengenalnya, namun, nihil, saya tidak menemukan wajah orang Indonesia disana, “mungkin mereka belum datang”, pikir saya.

Beberapa saat menunggu, tiba-tiba seorang pria tinggi besar berparas Turki menghampiri kami, “dari Indonesia?” tanya sang pria. “ya” sahut kami. Akhirnya sang Pria memperkenalkan diri, namanya adalah pak Husein, salah satu petugas KJRI (Konsulat Jendral Republik Indonesia) Istanbul, ternyata terjadi perubahan rencana, yang akan menjemput kami bukan PPI Turki, tetapi pertugas KJRI Istanbul. Pak Husein tidak sendiri, beliau bersama Mas Bayu dan mas Oky. Setelah semua berkumpul, kami langsung menuju mobil yang akan mengangkut kami menuju gedung KJRI, kami akan menginap disana.

Namun, ternyata kami tidak langsung menuju KJRI, mas Husein dkk harus mengambil kiriman paket terlebih dahulu di tempat lain. Perjalan cukup menyenangkan, memandangi landscape Kota Istanbul, merasakan semilir udara negeri 1001 mesjid ini bak sebauh mimpi bagi saya.

Mobil kami berhenti di sebuah tempat, pak Husein pergi mengambil paket, sementara kami menuggu di dalam mobil bersama mas Oky, petugas KJRI yang baru bertugas selama 40 hari di negeri 2 benua ini. Namun, meskipun baru 40 Hari tinggal di Turki,  jangan tanya, pengetahuan dan kemampuan bahasa mas Oky sangat baik. Maka kami tidak melewatkan kesempatan ini, kami banyak bertanya seputar Turki kepada mas Oky, beliau sesosok pemuda friendly dan suka bercerita, maka tak heran diskusi kami sangat hidup. Ditengah diskusi hangat itu, seorang pedagang kaki lima melewati depan mobil kami, Mas Oky langsung menawari kami turun untuk membeli jajanan rakyat Turki tersebut. Awalnya kami kami mengira itu Simit, jajanan turki berbentuk bulat, berwarna cokelat seperti donat, ternyata bukan entah apa namanya, yang pasti, haganya 1 Turki Lira atau sekitar 5ribu rupiah.

Setelah masing-masing dari kami mengambil 1 makanan itu, mas Okky terlibat obrolan seru dengan sang penjual, sementara kami hanya diam dan mencoba mengerti, meskipun tetap saja tidak mengerti, mereka berbicara dengan bahasa Turki !

Setelah itu kami kembali ke mobil dan saya yang penasaran bertanya apa isi obrolan Mas Oky dengan penjual tadi. Tenyata sang penjual bertanya, kami dari mana, dan setelah mas Oky menjawab kami dari Indonesia, sang bapak penjual ingin mengembalikan uang kami, alias beliau membelikan jaulanannya secara Cuma-Cuma (gratis) kepada kami. Kok bisa?

IMG_2750

Di Turki, citra warga Indonesia sangat baik, sang bapak penjual pernah di ceritakan oleh ibunya, “kalo kamu bertemu warga Indonesia, tolong mereka, mereka sudah banyak menolong ibu ketika Haji dulu” Ruarr biasa, Bangga ! Tidak hanya itu ketika berjalan mengelilingi area KJRI pun, banyak warga Turki yang menyapa kami, lalu bertanya, “ where are you from” ketika saya menjawab “indonesia” seketika wajah mereka sumringah sambil berkata “MasyaAllah ahlan wasalan”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s