Memperbaiki sistem persepakbola Indonesia

Sudah lebih dari 1 dekade sepakbola Indonesia tidak menunjukkan prestasi membanggakan, kekalahan telak 7-1 dari Uruguay semakin menunjukkan sepakbola kita membutuhkan perbaikan. Padahal, jika kita telusuri beberapa waktu silam, Indonesia memiliki latarbelakang sepakbola yang cukup membanggakan, keikutsertaan Indonesia dalam piala dunia di tahun 1938 salah satu contohnya.

Pertanyaannya adalah, mengapa dengan majunya teknologi, semakin berkembangnya zaman, sepakbola kita tidak menunjukkan sebuah perbaikkan, malah cenderung mengalami kemunduran.

Sesusah itukah memilih 11 pemain berkualitas dari 230 juta penduduk negeri ini. Saya rasa tidak, apalagi, jika kita pikirkan, sesungguhnya Indonesia memiliki potensi sepakbola yang sangat besar, suporter fanatik, sumber daya manusia berlimpah dan populernya sepakbola di kalangan masyarakat.

Lalu apa sebenarnya masalah krusial sepakb ola negeri ini? itulah sebuah pertanyaan besar dalam benak kita semua.

Menurut saya, ada beberapa faktor penyebab mengapa sepakbola negeri ini tidak kunjung menunjukkan sebuah perbaikan. Pertama ialah tidak berjalan dengan baiknya pembinaan pemain muda. Sering sekali kita melihat pemain sepakbola junior kita memenangi kejuaraan dunia, teranyar, tahun 2006, pemain junior Indonesia menjadi juara 4 di ajang Danone Nations Cup, dengan status the best defense team, di ajang yang sama, tahun 2004 Indonesia menjadi peringkat ke-11 dari 32 negara dengan status the best attack team dengan memecahkan rekor gol terbanyak sepanjang penyelenggaraan ajang tersebut. Itu hanya lah satu dari sekian banyak prestasi pemain muda Indonesia. Lalu, mengapa ketika memasuki jenjang sebagai pemain senior, pemain Indonesia tidak btajinya. Menurut saya hal itu disebabkan adanya miss pembinaan dari junior menuju senior, miss pembinaan ini membuat sebuah lubang yang sangat besar dalam perkembangan para pemain muda Indonesiaisa kembali menunjukkan , talenta pemain muda itu menjadi tidak berkembang secara maksimanl. PSSI sangat diharapkan memperbaiki masalah ini, salah satu solusinya ialah dengan mengembangkan akademi-akademi sepakbola yang saat ini belum terlalu populer di kalangan masyarat Indonesia.

Faktor kedua adalah mandulnya PSSI, 7 tahun kepengurusan PSSI periode ini sama sekali tidak menghasilkan prestasi yang membanggakan, yang ada hanyalah berita miring dari organisasi ini, bagaimana mungkin sepakbola kita akan maju jika pemegang otoritasnya saja bermasalah. Oleh karena itu, perbaikkan ditubuh PSSI sebagai lembaga tertinggi sepakbola negeri ini mutlak dibutuhkan. Teriakkan suporter yang membahana di Stadion Bung Karno saat laga Indonesia vs Uruguay yang meminta ketua PSSI periode ini turun dari jabatannya adalah bukti tidak puasnya suporter Indonesia terhadap kinerja PSSI saat ini. Faktor ketiga Ialah kurangnya sarana yang ada, semakin modern jaman, semakin jarang kita temui lapangan hijau, yang ada hanya gedung-gedung beton yang semakin menjalar. Imbasnya, tak jarang kita menemui anak-anak yang bermain sepakbola ditengah jalan. Pemerintah seharusnya mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang ada, bukan malah semakin menguranginya. Oleh karena itu, peran serta pemerintah dalam membangun sarana dan prasarana jelas sangat dibutuhkan.

Masuknya henri mulyana (supporter Indonesia asal bekasi) ke lapangan saat Indonesia melawan Oman dalam laga piala Asia lalu, semakin menegaskan kepada para pemegang kekuasaan, betapa suporter Indonesia sangat tidak puas dengan performance sepakbola Indonesia saat ini. Rakyat Indonesia sudah sangat haus akan prestasi yang membanggakan.

Perbaikan total jelas dibutuhkan, agar kelak sepakbola Indonesia kembali dapat menunjukkan kelasnya di kawasan ASIA bahkan DUNIA. Amiin.

*tulisan ini seharusnya muncul di Harian Seputar Indonesia, tapi ya gitu, belum waktunya kayanya.,.hhee.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s