mahasiswa kupu-kupu, itu bukan diriku..

Tak terasa sudah kuliah, masa-masa SMA terlewat sudah, banyak hal yang kurindu.

Ya, spesial memang masa SMA bagiku..

Masa-masa itu menjadi sesuatu yang kurindu saat ini, saat dimana syuro (rapat) menjadi bagian dari hidup.

Kehidupan di Rohis 78 yang notabenya sebuah organisasi besar, telah membuat hidupku tak lepas dari sebuah pembahasan acara (rapat), entah mengapa, rapat bukan menjadi sesuatu yang membosankan bagiku, mungkin karena sistematika rapat yang tidak terlalu rigid dalam rohis kepengurusanku saat itu, selera humor yang cukup tinggi dari sebagian (semua malah) Ikhwan menjadi kan suasana syuro menjadi santai (malah terkesan santai banget ^^). Meskipun terkadang komposisi humor yang berlebihan di tengah rapat, entah mengapa hal itu tidak terlalu mengganggu inti dari pembahasan.

Aku rindu suasana itu, ketika sms masuk “ gimana acara ? gimana dana ? peserta udah berapa ? Publikasi gimana ?”

Aku rindu itu kawan.

Ketika perasaan gelisah itu datang, gelisah menjelang hari acara dana masih kurang beberapa juta, gelisah ketika H-1 peserta acara masih jauh dari target..

ini bukan diriku, diam seperti ini tanpa kegiatan..

*dituliskan ketika masih berstatus mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang, kuliah pulang), sungguh membosankan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s