“Pucuk dicinta ulam pun tiba”

Cahaya LANGIT buku yang bisa dikatakan ditakdirkan untuk ku baca, setelah down akibat beberapa kegagalan dalam tes masuk PTN, sy sempat intropeksi diri, muhasabah diri secara integral, apa yang salah ya ? belajar, udah ? do’a, udah ? minta do’a orang tua, udah ? minta do’a temen udah ?

Yang ada hanya rasa frustrasi, ketidakpercayaan diri saat itu, dunia serasa mao runtuh *lebai..

Tiba-tiba di tengah malam (engga tengah malem juga sih, maksudnya malem hari), tergeletak lah sebuah buku, CAHAYA LANGIT hidup tak selamanya hitam,  ga tahu kenapa sy tertarik untuk baca tuh buku,

Ooh, ternyata buku ini tentang kejadian-kejadian nyata yang sangat inspiratif, dibukukan oleh ustad Bobby Herwibowo,.

Setelah itu, saya buka bagian daftar isinya, kisah-kisah dalam buku ini dibagi pertema, mulai dari Berkah Sedekah dan Menyantuni Anak Yatim, Buah Kejujuran, Keikhlasan dan Kesabaran, Keajaiban Do’a dan Syukur, Dahsyatnya Kekuatan Iman dan Menjaga Ibadah, sampe yang terakhir Indahnya Akhlak.

Saya semakin tertarik untuk ngbaca nih buku, saya telusuri semua judul kisahnya, hingga mataku tertuju pada satu judul, Jangan Pernah Mengeluh, Pertolongan Allah Pasti Datang halaman 190. Like this, kayanya nih judul cocok banget buat awak, langsung ke TKP gan.

Terasa mendapat harapan baru,

kisah heroic ini dimulai dengan surat Albaqarah, ayat 214.

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

Berkisah tentang seseorang, sebut saja Abdul Majid, Majid sedang ada masalah, kemudian dia konsultasi ke seorang ustad, setelah konsultasi (cepet ama ya..haha), sang Ustad bilang ke Majid, malam ini kamu tahajud, kemudian do’a sunguh-sungguh.

Keesokkan harinya masalahnya pun terselesaikan..(loh, kok gitu doank..)

(mao baca seluruh ceritanya ? beli bukunya ye, atau mao pinjem juga boleh =))

Yap, intinya, ternyata saya terlalu mendramatisir keadaan saat itu, padahal kan pertolongan Allah itu dekat, ngapain frustasi,.

Dan ternyata, yang kurang itu, saya belom berkhalwat ama Allah SWT (baca : Tahajud).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s