Membangun Positive Thinking Secara Islam

Perbuatan dan sikap kita adalah implementasi dari pola pikir kita.

Tentu sering sekali kita mendengar kata-kata itu, memang benar makna dalam kata-kata itu. Bagaimana kita memandang sesuatu, bagaimana sudut pandang kita terhadap sesuatu menjadi gambaran bagaimana sikap yang akan kita perbuat. Maka, membangun pikiran positif dalam setiap detik kehidupan kita adalah suatu keniscayaan. Pikiran positif itu kemudian akan mengaktualisasi dalam setiap perbuatan kita.

Adil Fathi Abdullah, mencoba mengajak kita sebagai seorang muslim untuk benar-benar menjadikan pikiran kita lumbung ide-ide positif, ide-ide konstruktif. Dengan bukunya yang berjudul “Membangun Positive Thinking Secara Islam”, Adil menuanggakan gagasan-gagasannya bagaimana membangun pikiran positive.

Dengan gaya bahasa yang ringan dan berbobot, Adil mengajak pembaca nya mengetahui lebih dalam karakter apa yang harus dimiliki seorang muslim agar paradigmanya selalu dibangun dalam ranah positive thinking.

Buku Membangun Positive thinking Secara ISslam ini mencoba menguraikan 20 poin-poin untuk membangun paradigma positif.

Dengan diselingi kisah-kisah inspiratif dan dalil-dalil yang sangat pas dengan kisah yang djabarkan, menjadikan buku ini terasa sangat renyah dan sangat cocok untuk dibaca siapapun.

Berikut ini 20 poin-poin yang dijabarkan dalam buku “Membangun Positive Thinking Secara Islam” :

  1. Luruskan Pikiran Anda
  2. Tinggalkan Perfeksionisme
  3. Hilangkan Rasa Cemburu
  4. Jadilah Sosok Berbeda
  5. Hilangkan Penyakit Hati
  6. Cintailah Orang Lain Seperti Mencintai Diri Sendiri
  7. Jangan Sedih dengan Masa Lalu, Pikirkan Masa Kini
  8. Bagaimana Menjadi Orang Kaya
  9. Jangan Berpikiran Statis
  10. Hilanglan Perasaan Takut Gagal
  11. Ridha Dengan Takdir Allah
  12. Berbudi Baik Kepada Orang Lain
  13. Dengan Ikhlas , Terbebas dari Kecemasan
  14. Bergaul Dengan Orang yang Selalu Cemas
  15. Dalam Kesulitan Ada Kemudahan
  16. Lihatlah Orang-Orang Dibawah Anda
  17. Menghilangkan Sedih dan Cemas dengan Memikirkan Ciptaan Allah
  18. Shalat, Obat Segala Kesusahan
  19. Istigfar Menghilangkan Kesusahan dan Kecemasan
  20. Berdoa dengan Ismul A’zham

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s