Keluarlah saudaraku

Saudaraku kau tahu bencana datang lagi

Porak lagi negeri ini

Hilang sudah selera orang-orang untuk mengharap

Sementara jiwa-jiwa nelangsa itu

Sudah sedari lama berbaris-baris memanggil-manggil

 

Keluarlah keluarlah saudaraku

Dari kenyamanan mihrabmu

Dari kekhusuan I’tikafmu

Dari keakraban sahabat-sahabatmu

 

Keluarlah keluarlah sahabatku

Dari keheningan masjidmu

Bawalah roh sajadahmu ke jalan-jalan

Ke pasar-pasar ke majelis dewan yang terhormat

Ke kantor-kantor pemerintahan dan pusat-pusat pengambilan keputusan

 

Keluarlah-keluarlah saudaraku

Dari nikmat kesendirianmu

Satukan kembali hati-hati yang berserakan ini

Kumpulkan kembali tenaga-tenaga yang tersisa

Pimpinlah dengan cahayamu kafilah nurani yang terlatih

Di tengah badai gurun kehidupan

 

Keluarlah-keluarlah saudaraku

Berdirilah tegap di ujung jalan itu

Sebentar lagi sejarah kan lewat

Mencari aktor baru untuk drama kebenarannya

 

Sambut saja dia

Engkaulah yang ia cari

 

(Anis Matta, Dari Gerakan ke Negara)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s