The Power of dream

Kekuatan mimpi, selalu menjadi bahan menarik ketika membicarakan tema tentang mimpi, target hidup, visi hidup atau cita-cita. Berbicara kekuatan mimpi saya teringat sebuab video, Agent 45 judulnya. Bercerita tentang seorang anak pesisir yang dengan sugesti mimpinya, karena ia menuliskan mimpi-mimpinya, dikemudian hari mimpi –mimpi itu telah menjadi jejak-jejak sejarah dirinya.

Danang namanya, seorang mahasiswa berprestasi IPB, yang kemudian menjadi mahasiswa berprestasi nasional tahun 2007.Menceritakan sekelumit jejak kehidupannya dalam lensa kamera. Ia berbagi Inspirasi dengan menceritakan kehidupannya dalam sebuah video.

Ia adalah seorang anak pesisir, bukan berasal dari keluarga kaya, Ia pun tidak pinter-pinter banget, Ujian nya seringkali C, IP nya pun pernah 2,7.Namun, karena kekuatan mimpilah segalanya berubah, Ia berani bermimpi besar, menuliskan 100 target hidupnya dalam 2 lembar kertas. Yang kemudian 1 persatu target itu tercoret, menjadi bagian puzzle sejarah kehidupannya.

Berbicara tentang mimpi, saya teringat kata-kata David J. Schwart dalam bukunya Berpikir dan Berjiwa Besar. “Tuliskan lah mimpi-mimpi  mu, lalu biarkan pikiran mu yang bekerja untuk menggapainya”.

Mungkin memang seperti itu, ketika kita sudah menuliskan mimpi-mimpi kita, secara tidak sadar mimpi-mimpi itu kan terekam dalam otak kita dan kemudian diri kita tersugesti untuk mencapainya. Selain itu, menuliskan mimpi itu sama saja dengan kita berdo’a agar mimpi kita tercapai.

Dalam hidup saya, berbicara mimpi, saya memang harus berterima kasih kepada video Agent 45 itu, video itu telah membuka mata saya penting menuliskan target-target hidup, entah itu jangka pendek ataupun jangka panjang.

Selain video Agent  45 itu, saya juga harus berterima kasih terhadap Shofwan Al Banna, Mahasiswa Berprestasi Nasional. Dial ah yang sudah “memaksa” saya menuliskan target besar hidup, yaitu menjadi direktur Pertamina dan dia pula lah yang mendorong saya untuk berani berbagi mimpi itu kepada banyak orang.

 

Kenyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin, kenyataan hari esok adalah mimpi hari ini..

Yok bermimpi, tapi bukan menjadi seorang pemimpi, dan ini sebagian mimpiku (harus tercapai sebelum masuk tingkat 2 di ITB) :

  1. Punya 100 buku diluar buku kuliah
  2. Hafal 2 juz Alqur’an
  3. Fasih Bahasa Inggris
  4. 400 postingan di blog
  5. Tulisan diterima di Media Massa
  6. Aktif di lomba-lomba essay dan Menang.
  7. Di terima di Teknik Perminyakan ITB
  8. Aktif di forum-forum energi
  9. ‘Fasih’ bicara energi Indonesia
  10. Pergi Keluar Pulau Jawa (belom pernah keluar jawa euy, maklum orang betawi, ga pernah mudik..)
  11. Aktif di Taekwondo ITB
  12. Fasih bicara di depan umum.

 

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas”(QS. Al A’raaf : 55)

 

Bersambung…………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s