Panggung Rakyat KM ITB 2011

Mahasiswa selalu identik dengan kata perubahan, hal itu karena nilai historis mahasiswa 13 tahun silam yang sangat sentral dalam mengawal perubahan bangsa ini, menumbangkan rezim tirani dan membawa flatform demokrasi. Maka tak heran dalam dinamika kehidupan bangsa ini khususnya paska reformasi, masyarakat berharap banyak pada peran dan kontribusi mahasiswa.

Namun, dalam keberjalanannya, harapan masyarakat itu hanya tinggal harapan, pada kenyataan nya mahasiswa seolah kehilangan orientasi gerakannya, alih-alih berkarya dan berkontribusi untuk bangsa. Image mahasiswa di mata masyarakat justru lebih lekat dengan isu-isu destruktif. Aksi turun ke jalan yang lebih banyak menghasilkan keributan, tawuran antar mahasiswa, pergaulan bebas, hingga keapatisan dan hedonisme.

Dalam lingkup ITB, mahasiswa ITB yang digadang-gadang akan menjadi pemimpin bangsa dimasa datang, malah terkesan tidak peduli dengan permasalahan bangsa. Berlatarbelakang hal itu, Kabinet Keluarga Mahasiswa (KM) ITB 2010/2011, didalam koridor Kementrian Sosial Politik menginisiasi sebuah acara yang diharapkan akan kembali mengingatkan mahasiswa akan perannya, dan berusaha menyadarkan mahasiswa akan kontribusi dan posisinya.

Panggung Rakyat ITB 2011, Dengan tema “Membumikan Gerakan, Berkarya untuk Indonesia”,  ingin mengajak mahasiswa berkarya dan berkotribusi untuk menyelesaikan masalah bangsa Indonesia melalui seni dan budaya.

Acara utama Panggung Rakyat diadakan pada tanggal 19 Maret 2011. Dimulai dengan naiknya MC , tepat pukul 12.30 acara pun dimulai. Seharusnya acara ini dimulai dengan sambutan dari ketua panitia, Ichsan Marta Teknik Pertambangan 2009, namun berhubung Ichsan sedang kurang sehat, maka sambutan diwakilkan oleh, Wildan, Teknik Perminyakan 2009 sebagai wakil ketua acara. Setelah sambutan dari panitia, acara selanjutnya adalah penampilan yang diisi oleh para peserta sayembara penampilan, yaitu : Orkes dari Himpunan Mahasiswa Tambang ITB, grup Musik dari Geologi ITB, grup dari Himpunan Mahasiswa “TERRA” ITB, hingga perwakilan dari mahasiswa TPB. Sesuai dengan peraturan lomba yang diajukan, para peserta sayembara ini membawa tema permasalahan bangsa.

Acara Panggung Rakyat ini bukanlah acara yang berlangsung hanya satu hari, namun ini adalah rentetan acara, karena sebulan lebih sebelum berlangsungmnya acara puncak pada hari sabtu itu, seluruh mahasiswa S1 ITB di ajak untuk turut berperan aktif dalam acara ini dengan mengikuti berbagai lomba yang diselenggarakan, yaitu Lomba Esai, Surat Cinta Untuk Indonesia, Fotografi dan Sayembara Penampilan itu sendiri. Sesuai dengan tema besar acara ini dalam lomba pre event ini mahasiswa ITB diajak untuk lebih mengetahui permasalahan bangsa dan berusaha memberikan solusi dari sudut pandang mahasiswa.

Untuk lebih menghidupkan suasana, di sela-sela acara penonton juga disuguhi penampilan guest star, guest star pertama ialah dari Teater Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Teater UI membawakan sebuah pertunjukkan teater yang menggambarkan kondisi kekinian bangsa, mulai dari korupsi yang merajalela, hingga penegakan hukum yang tebang pilih. Tampilnya Teater UI ini semakin menambah semarak acara ini, selain itu, dengan penampilan yang sangat menarik ini,  jumlah penonton yang hadirpun semakin ramai.

Selain Teater Mahasiswa UI, Panitia juga menghadirkan guest star dari dalam ITB sendiri, yaitu penampilan dari Unit-Unit Kebudayaan ITB, tepat pukul 15.30 WIB unit kebudayaan yang terdiri dari Lingkar Seni Sunda, Unit Kesenian Betawi, Unit Kebudayaan Aceh, Unit Kesenian Sulawesi Selatan dll memulai pertunjukkannya, pertunjukkan semakin ramai, karena masing-masing unit membawa pendukungnya.

Dalam acara ini, penonton tidak hanya disuguhi penampilan diatas panggung, karena panitia juga membuka stand-stand jajanan rakyat, periksa gigi, donor darah yang terletak tidak jauh dari panggung acara. Selain itu, panitia juga membuka stand pameran hasil karya lomba pre event dalam stand galeri yang terletak disamping panggung acara.

Setelah penampilan dari unit-unit Kebudayaan, tibalah acara yang dinanti-nanti seluruh penonton, yaitu pembacaan pemenang lomba pre event Panggung Rakyat ini. Namun, berhubung banyak pemenang yang tidak hadir dalam pengumuman ini, akhirnya penyerahan hadiah lebih banyak diwakilkan oleh panitia.

Menjelang akhir acara, dengan tujuan untuk lebih menghadirkan esensi acara ini yaitu interaksi antara mahasiswa ITB dengan masyarakat, panitia menghadirkan sebuah grup musik masyarakat sekitar, yaitu bernama “Iwan Fals” Gelap Nyawang, dengan gaya sangat mirip Iwan Fals, grup musik ini menjadi sajian unik tersendiri bagi penonton.

Sebagai penutup, Herry Darmawan sebagai Presiden Kabinet KM ITB dan Hatsby sebagai Menteri Koordinator Sosial Politik Kabinet KM ITB membacakan selembar puisi tentang kondisi kekinian bangsa dengan diikuti oleh lantunan melodi dari grup “Iwan Fals” Gelap Nyawang.

10 thoughts on “Panggung Rakyat KM ITB 2011

  1. Numpang promo ya gan..:D

    LOWONGAN KERJA SAMPINGAN GAJI 3 JUTA /MINGGU

    Kerja Management dari program kerja online (Online Based Data Assignment Program / O.D.A.P) MEMBUTUHKAN 200 KARYAWAN diseluruh indonesia yang mau kerja sampingan online dengan potensi penghasilan 3 JUTA/MINGGU+GAJI POKOK 2 JUTA/BULAN, Tugasnya hanya ENTRY DATA, per entry @10rb, Misal hari ini ada kiriman 200 data dari O.D.A.P yang harus di ENTRY berarti kita dapat hari ini @10Rb x 200 = 2 JUTA. Lebih Jelasnya kirimkan Nama LENGKAP & EMAIL ANDA.

    Buka http://www.penasaran.net/?ref=cdizbb

  2. Unit Kebudayaan Sulawesi Utara?
    Kebudayaan? Utara??

    ckckck
    ini salahnya UKSS atau penulis ya?
    yang benar itu bukan Unit Kebudayaan Sulawesi Utara, tetapi Unit KESENIAN Sulawesi SELATAN.

  3. buat yang nulis blog ini, kalo ada info yang gak tau, gak usah asal nebak.. sejak kapan di ITB ada Unit Kesenian Sulawesi UTARA?? yang ada juga UKSU (Unit Kesenian Sumatera Utara) ato UKSS (Unit Kesenian Sulawesi Selatan).. makanya, sebelum nulis, cari info yang bener dulu.. soalnya itu tuh unit ane.. harap diperhatikan lagi..

  4. anu, buat yang nulis… UKSU itu singkatan dari Unit Kesenian Sumatera Utara, jadi tidak ada yang namanya Unit Kesenian Sulawesi Utara… adanya UKSS, Unit Kesenian Sulawesi Selatan. Mohon diperbaiki, makasih.

    Daffi Ranandi,
    17508030

    anggota Unit Kesenian Sulawesi Selatan.

  5. Iya Den,.. yang ada UKSS, unit kesenian sulawesi selatan,..

    Tau kan saya dari makassar,. waktu itu ikutan juga narinya,. jadi yah dari Sulawesi Selatan,..

    heheh,..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s