Mengapa ng-Blog ?

1.       Ikut-ikutan

Sepertinya memang sudah menjadi kebiasaan manusia, jika ada sesuatu yang baru pasti diikuti, pun begitu dengan saya, Ini alasan saya awalnya membuat blog, saya hanya ingin mengikuti sesuatu yang dilakukan beberapa senior saya. Ikut-ikutan.

2.       Ilmu yang bermanfaat

 

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meniggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama

 

 Pepatah itu sudah sering kali kita dengar, tapi menurut hemat saya, kata-kata “manusia mati meninggalkan nama” terkesan negatif, seolah manusia harus mencari popularitas untuk dikenang, menurut saya kalimat itu lebih ke arah aktuliasasi dari ilmu bermanfaat yang telah manusia itu berikan.

Dihitung-hitung rata-rata usia manusia Indonesia adalah sekitar 60 tahun, jika di kalkulasi dalam 1 hari tidur 6 jam, berarti setiap harinya telah dihabiskan seperempat hidupnya untuk tidur, artinya selama 15 tahun dalam hidupnya adalah untuk tidur. Membandingkannya dengan orang-orang shaleh terdahulu, yang usianya mencapai ratusan tahun, sementara dengan umur kita yang hanya puluhan tahun itu, bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk bekal akhirat ?

rasulullah pernah berkata”apabila anak adam telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalnya terkecuali tiga perkara, yakni: amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendo’akannya”

salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat. Maka sharing ilmu via blog ini menjadi salah satu jalannya, karena blog ini menembus batas-batas geografis.

3.       Akselerasi diri

 

Ini salah satu alasan kini saya tetap melakukan kebiasaan ngblog ini, akselerasi diri, saya ingin kapasitas dan kapabilitas diri saya terus meningkat. Mungkin akan ada yang bertanya, apa hubungan ngblog dengan kapasitas diri ?

Saya akan menjawab, Jelas ada.

Dengan blogging kita akan mengeluarkan ide-ide dalam pikiran kita, ngblog melatih seseorang untuk kreatif dan inovatif, bagaimana menyusun ide-ide dalam alam pikiran ke bentuk tulisan dan tentunya ide dalam bentuk tulisan itu harus dapat tersampaikan kepada orang lain. Selain itu, Menjaga blog tetap update, tentu ada “paksaan” tersendiri bagi pemilik blog untuk membuat tulisan setiap waktunya, dan untuk membuat sebuah tulisan, maka dibutuhkan hobi dalam membaca, baik itu membaca dalam arti sebenarnya maupun membaca dalam arti luas, dengan “paksaan” membaca inilah blogger secara tidak langsung dalam proses meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dirinya.

 

“Hari ini Anda adalah orang yang dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal, orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca” (Charles Jones Presiden)


4.       Catatan lika-liku kehidupan

 

Mungkin terlalu berlebihan, tapi memang seperti itu kenyataannya, dengan blogging, berarti kita telah mencatatkan kehidupan kita dalam sebuah wadah “abadi”, tidak seperti diary yang bisa jadi akan hilang, rusak akibat basah, robek dan lain sebagainya, selama kita ingat username dan password blog kita, blog ini tidak akan pernah mati.

Fakta-fakta seputar blogging..

Dunia blogger tidak hanya menawarkan sesuatu yang rigid (kaku) saja, faktanya, dibalik dinamika perkembangannya, dunia blog selalu dihiasi oleh hal-hal unik.  Check this out bro.

1.       Tukang ojek aja punya blog

Anda boleh tidak percaya dengan kalian diatas, tapi fakta nya mengatakan lain, seorang tukang ojeg bernama Arman menawarkan jasa antar jemput sepeda motornya itu via digital, Arman yang biasa beroperasi di Bintaro hingga Tangerang membuat blog karena ia merasa pekerjaan nya akan kalah saing jika ia tidak memutar otak dan tampil beda. Oleh karena itu, melalui pelanggannya, ia membuat portal digital jasanya yang beralamat di http://ojekbintaro.blogspot.com, dengan jargonnya Safe, Comfortable, and Reliable kini pendapatan Arman meningkat, biasanya 70-80 ribu, kini bisa mencapai diatas 100ribu.

2.       Mereka yang lahir dari blog

Kenal raditya dika ?

Saya yakin sebagian dari anda mengenalnya, raditya dika adalah contoh kesuksesaan seorang blogger, blog nya yang berisi cerita dirinya dengan sedikit lebai ternyata banyak yang menyukai, hingga akhirnya ia buku-kan kisah-kisahnya itu. Kambing jantan, cinta brontosaurus, babi ngesot dan marmot merah jambu adalah buah karya dari hobi ngblog nya yang kini terpampang dalam etalase-etalase toko-toko buku. Siapa yang akan menyangka, kini akibat kebiasaannya itu ia malah menjadi terkenal.

3.       Blog juga punya komunitas.

Di era digital kini, blog bisa dikategorikan sebagai salah satu hobi, sama halnya dengan kebanyakan dari hobi-hobi yang lain, biasanya suatu hobi diminati oleh berbagai kalangan, begitu pun blog, orang-orang yang memiliki common interest di dunia blogging akhirnya membentuk sebuah komunitas, dan setiap tahunnya diadakan acara bernama Pesta blogger yang pertama kali diadakan tahun 2007.[]

Sumber Inspirasi : Cracking Zone, Rhenald Kasali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s