Leadership

Beberapa hari terakhir saya disibukkan dengan isu-isu leadership, beberapa teman selalu mendorong saya untuk menjadi seorang pemimpin dalam sebuah organisasi besar beberapa tahun kedepan, saya pun tidak tahu menahu mengapa mereka begitu bersemangat akan hal itu. Padahal secara pribadi saya tidak pernah mendeklarasikan diri untuk memegang amanah dalam keorganisasian itu.

Selain itu, bagi saya pribadi menjadi pemimpin memang bukan perkara mudah, dunia maupun akhirat, tanggung jawabnya begitu besar. Saya banyak belajar ketika SMA, saya merasa sangat jauh dari ideal ketika menjadi Wakil Ketua MPK dan Kepala Divisi Kaderisasi Rohis 78.Oleh karena itu, mulai sekarang saya sangat hati-hati dalam menerima amanah kepemimpinan.

“Memimpin adalah menderita”. Begitu kata-kata H. Agus Salim yang selalu saya ingat.

Menderita karena beratnya pertanggung jawaban, menderita karena menjadi pemimpin selalu identik dengan kekuasaan dan politik, yang ujung-ujungnya pasti ada kubu yang kontra (musuh) dengan idealisme yang kita usung.

Belajar Makna Kepemimpinan dari Abu Dzar

Bahkan kepada Abu Dzar Alghifari saja Rasulullah mengatakan “Wahai Abu Dzar engkau seorang yg lemah sementara kepemimpinan itu adalah amanah. Dan nanti pada hari kiamat ia akan menjadi kehinaan dan penyesalan kecuali orang yg mengambil dengan haknya dan menunaikan apa yg seharusnya Ia tunaikan dalam kepemimpinan tersebut”.

Padahal jika kita mencoba menggali lebih dalam sosok seorang Abu Dzar, kita akan mendapatkan beliau adalah sesosok manusia dengan akhlak dan budi pekerti yang baik, seorang yang sangat pemberani, hal ini terlihat dari kisahnya setelah menyatakan masuk islam. Didepan para pemuka kaum Quraisy Abu Dzar dengan berani mengatakan “Wahai orang-orang Quraisy, aku sesungguhnya telah bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah dan aku bersaksi pula Muhammad itu adalah hamba dan utusan Allah”., sontak dengan nafsu membunuh kaum quraisy memukulinya, beruntungnya saat itu seorang yang disegani di kalangan kaum quraisy datang dan menghentikannya.

Abu Dzar dikatakan sebagai seorang pria pemberani, beliau sangat lantang menyatakan keyakinannya didepan siapapun, meskipun beliau tahu resiko seberat apa yang akan diterimanya. Kepada sosok seperti Abu Dzar saja Rasulullah mengatakan “Kau seorang yang lemah”.

Think globally, Act locally

Mari mempelajari makna leadership dari kearifan lokal budaya Indonesia. Dan kita akan menemukan sosok seorang Ki Hajar Dewantara. Menurut Ki Hajar Dewantara, resep menjadi seorang pemimpin yang baik memang cukup dengan 3 hal, yaitu : Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani.

Ing Ngarso Song Tulodho, mengartikan seorang pemimpin harus berada didepan, menjadi contoh, qudwah, panutan bagi pengikutnya. Oleh karena itu, dalam hal ini seorang pemimpin harus memiliki kepribadian yang baik. Integritas tinggi dan konsistensi idealisme, Ia harus bergerak berdasarkan nilai-nilai dan tata norma kebenaran, bukan berdasarkan bagaimana keadaan sekitarnya.

Ing Madyo Mangun Karso, menyatakan seorang pemimpin dekat dengan orang-orang yang dipimpinnya, Ia harus dapat memotivasi dan menyamakan “suhu” dengan pengikutnya. atau dengan kata lain Ia harus menjadi seorang Servant Leader (pemimpin yang melayani). Maka dibutuhkan rasa empati yang tinggi agar proses “melayani” ini benar-benar dapat tercapai.

Tut Wuri Handayani, mengartikan seorang pemimpin harus dapat menjadi akselerator bagi pengikutnya, Ia memberikan ruang bagi pengikutnya untuk mengaktualisasikan diri dan berkembang, dengan cara “membiarkannya” memegang suatu amanah. Dalam posisi ini pemimpin hanya muncul ketika pengikutnya membutuhkan saran dan masukkan.

Resep nya memang “hanya” 3 itu, tapi menalankan nya bukan perkara mudah, tapi memang bukan pula sesuatu yang tidak mungkin, yang dibutuhkan “hanya” niat dan effort lebih.

Artikel ini tidak bermaksud mengecilkan niat Anda yang ingin menjadi Leader, saya hanya ingin sekadar merefleksi. Mungkin Anda memiliki opini lain, Silahkan. Wallahu A’lam Bishawab.[]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s