Konsepsi KM ITB di mata Tambang 2010 – BAB III (Kelebihan Konsepsi)

BAB III
KELEBIHAN KONSEPSI KM ITB

3.1 Kelebihan Konsepsi KM ITB

 
Pembentukkan Konsepsi sebagai Landasan dasar Organisasi Kemahasiswaan Keluarga Mahasiswa ITB dengan segala dinamika perubahannya telah menghasilkan banyak output positif bagi keberjalanan internal maupun eksternal keorganisasian KM ITB. Menurut kami, output positif itu dapat di jabarkan ke dalam beberapa hal, yaitu :

 

1. Konsepsi berhasil membangun sinergisitas diantara organisasi di ITB

Didalam Konsepsi salah satunya tercantum Bagan Struktur Hubungan antar organisasi di ITB, struktur itu menggambarkan masing-masing organisasi memiliki otonominya sendiri dengan tetap saling menghormati satu sama lain. Artinya masing-masing organisasi memiliki program kerja tersendiri, dengan mempertimbangkan program kerja organisasi lain. Dalam hal ini, Konsepsi KM ITB telah mengatur agar tidak terjadi tumpang tindih program kerja. Hal ini mengartikan konsepsi telah mengatur dan membawa konsep sinergisitas antar organisasi di ITB

 

2. Memberikan peraturan yang jelas mengenai keorganisasian di ITB

Dengan adanya konsepsi ini, pola hubungan (jalur koordinasi) antar lembaga di ITB menjadi lebih jelas dan terarah, contohnya dalam Bagan Organisasi ITB, antar lembaga terlihat jelas pola hubungannya, Kabinet-Kongres memiliki pola kontrol, HMJ-Kongres memiliki pola perwakilan, dsb. Dengan adanya jalur koordinasi yang jelas seperti ini, posisi masing-masing organisasi di ITB menjadi lebih jelas.

 

3. Menciptakan kultur keorganisasian yang professional dan jelas.

Sebuah organisasi yang baik adalah ketika antar lembaga memiliki fungsi kontrol, sehingga tidak ada hegemoni kelompok dalam lembaga tersebut. Konsepsi KM ITB ini telah mengatur bagaimana agar hegemoni sebuah kelompok tidak ada dalam lembaga di keorganisasian ITB, contohnya adanya fungsi kontrol antara Kabinet dengan Kongres, dengan adanya fungsi tersebut, maka aplikasi kegiatan-kegiatan di ITB senantiasa akan dikontrol oleh mahasiswa ITB itu sendiri yang terwakilkan dalam kongres. Perwakilan mahasiswa dalam kongres disebut senator yang berasal dari himpunan jurusanSelain itu, ketika ada senator yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik, akan diadakan evaluasi bagi senator tersebut. Hal ini dapat menggambarkan bahwa konsepsi telah menjamin agar tiap organisasi berjalan lebih professional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s