Konsepsi KM ITB di mata Tambang 2010 – BAB IV (Kekurangan Konsepsi)

BAB IV
KEKURANGAN KONSEPSI KM ITB

         Semangat yang dibangun ketika Konsepsi Organisasi Kemahasiswaan Keluarga Mahasiswa ITB dibuat adalah agar terbentuk organisasi kemahasiswaan terpusat dan agar pola hubungan koordinasi antar lembaga di ITB menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun dalam keberjalannnya, terdapat aturan-aturan dalam Konsepsi ini yang belum dijalankan dengan baik ataupun terdapat hal-hal yang belum diatur dengan baik dalam konsepsi tersebut, akibatnya konsepsi menyisahkan celah-celah kekurangan, yaitu sebagai berikut :

 

1. Konsepsi belum menjamin keadilan dan kemerataan atas keterwakilan seluruh mahasiswa S1 ITB untuk menyampaikan aspirasinya

Hal ini bisa terlihat dari Kongres KM ITB sebagai badan legislatif tertinggi KM ITB yang hanya berisikan perwakilan-perwakilan anggota himpunan jurusan. Padahal, di ITB juga terdapat berbagai unit kegiatan mahasiswa, mahasiswa yang non-himpunan jurusan, serta mahasiswa TPB dan tingkat dua awal yang belum menjadi anggota himpunan jurusan.

 

2. Belum adanya aturan yang tegas untuk mengontrol keberjalanan Kongres

Dalam konsepsi KM ITB, aturan untuk fungsi pengawasan kongres, menurut kami, kurang tegas dan jelas. Dalam konsepsi ini hanya disebutkan tentang kontrol terhadap Kongres yang hanya dapat dilakukan oleh himpunan jurusan yang mengirimkan wakilnya kepada wakilnya tersendiri dan pengawasan dari anggota kongres yang berposisi lebih tinggi kepada anggota kongres yang posisinya lebih rendah alias secara internal. Sedangkan hal yang bisa mengontrol atau mengoreksi kongres secara keseluruhan hanyalah apabila massa mahasiswa beraksi (mobilitas massa mahasiswa). Padahal, berdasarkan pengamatan kami saat ini, kebanyakan massa mahasiswa ITB cenderung apatis (kurang peduli) dan kurang paham terhadap aturan dan keberjalanan Kongres KM ITB.

 

3. Kurangnya perhatian terhadap organisasi yang mengatur kehidupan mahasiswa

Objek dari terbentuknya Konsepsi KM ITB adalah mahasiswa, namun terlihat dalam konsepsi keorganisasian KM ITB ini lembaga yang mengatur kehidupan mahasiswa dianaktirikan, contohnya adalah keberadaan tim beasiswa, bargaining position tim beasiswa sangat lemah di dalam internal ITB, padahal sama-sama kita tahu, semakin hari biaya ITB (kuliah maupun biaya hidup) semakin tinggi, sementara tidak semua mahasiswa adalah kalangan mampu.

 

4. Kurang tegasnya aturan yang mengatur hubungan antar satu lembaga dengan lembaga lain.

Dalam konsepsi memang sudah diatur hubungan atau jalur koordinasi antar lembaga di ITB, namun aturan itu hanya penjelasan umumnya saja, sementara untuk detail hubungan antar lembaga tersebut kurang diatur. Contohnya, ketika berbicara implementasi dari GBHP, maka ada 3 lembaga yang terlibat, Kongres, HMJ dan Kabinet. GBHP adalah suatu haluan yang dibuat oleh kongres yang pada dasarnya adalah lembaga yang berisikan perwakilan-perwakilan himpunan. Sedangkan kabinet adalah eksekutor dari GBHP yang dirancang oleh kongres. Ketika GBHP disahkan seharusnya seluruh himpunan (melalui perwakilan mereka di kongres) sudah menyetujui dan mendukung haluan itu secara garis besar. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana jika dalam implementasi dari GBHP tersebut, ada satu atau beberapa HMJ yang tidak sepakat atau tidak mendukung. Maka tentu hal ini akan menjadi polemik tersendiri di dalam dinamika keorganisasian ITB.

 

5. Terdapat ketidakadilan dalam pengaturan jumlah perwakilan HMJ (senator) di Kongres.

Di dalam aturan konsepsi saat ini, tiap himpunan diberi jatah mengirimkan 1 perwakilan (senator) di dalam kongres, padahal jika kita mengacu pada kuantitas, tiap himpunan memiliki jumlah kader yang berbeda, 1 himpunan mungkin memiliki kader hingga 400, sementara himpunan lain hanya memiliki jumlah kurang dari 100. Artinya terjadi ketidakadilan di aturan tersebut. Idealnya dibuat aturan yang jelas bahwa tiap HMJ mengirimkan senator berapa persen dari jumlah kader atau anggota di himpunan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s