Konsepsi KM ITB di mata Tambang 2010 – BAB I (Pendahuluan)

-Beberapa postingan selanjutnya, yang berawal dengan judul “Konsepsi KM ITB di mata Tambang 2010”, adalah makalah hasil kajian kami mahasiswa Teknik Pertambangan 2010 ITB tentang Konsepsi KM ITB, Konsepsi KM yang kami kaji adalah Konsepsi revisi tahun 2010, makalah ini dibuat dalam rangka tugas kaderisasi kami-

_keep moving bro ^^_

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Anies Baswedan, seorang praktisi pendidikan Indonesia, dalam sebuah diskusi pernah mengatakan, IPK yang tinggi hanya mengantarkan mahasiswa pada tahap wawancara kerja saja, keberhasilan karir mahasiwa di dunia kerja lebih ditentukan oleh softskill, terutama leadership dan managemen. Kata-kata Anies Baswedan tersebut harusnya menjadi gambaran bagi kita bahwa menjadi mahasiswa tidaklah sekedar perkara mencari IPK yang tinggi, tapi bagaimana mahasiswa dapat mengembangkan softskill dan lifeskillnya tanpa mereduksi pentingya hardskill mahasiswa.
Institut Teknologi Bandung, sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia sangat mengerti bahwa harus ada sebuah wadah yang dapat menampung dan mengembangkan softskill mahasiswa, agar lulusan ITB tidak hanya pintar dalam keilmuan namun juga peka terhadap masalah-masalah bangsanya.
Berawal dari semangat tersebut, di era 97an, melalui para aktivitis mahasiswa zaman itu, dibentuklah rangkaian perubahan struktur keorganisasian di ITB yang salah satunya dihasilkan Konsepsi KM ITB, yang merupakan cikal bakal terbentuknya pemerintahan mahasiswa di ITB dan gambaran bagaimana alur koordinasi lembaga-lembaga di ITB.
Sebagai gambaran keorganisasian di ITB, seharusnya Konsepsi menjadi menu yang wajib dipahami oleh seluruh mahasiswa ITB, Namun dalam dinamikanya, ternyata masih banyak mahasiswa ITB yang tidak mengetahui apa itu konsepsi KM ITB, bagaimana isinya dan bagaimana terbentuknya. Lebih jauh lagi, seharusnya mahasiswa ITB dapat mengkaji isi dari Konsepsi tersebut, agar terbangun culture berpikir kritis.
Berawal dari hal itu, melalui Karya Tulis ini kami mahasiswa Teknik Pertambangan 2010 mencoba mengkaji isi Konsepsi KM ITB terutama mengenai kekurangan dan kelebihannya.

1.2 Rumusan Masalah
Sebagai gambaran umum alur dan gerak langkah organisasi / lembaga di ITB, sudah seharusnya mahasiswa ITB mengetahui dan mengkaji isi konsepsi KM ITB, agar mahasiswa ITB mengetahui bagaimana alur keorganisasian di kampusnya, selain itu dengan mengkaji konsepsi ini, diharapkan terbangun budaya kritis di kalangan mahasiswa ITB umumnya dan mahasiswa Teknik Pertmbangan ITB 2010 khususnya. Oleh karena itu, dalam mengkaji isi konsepsi ini kami membagi nya menjadi beberapa poin pertanyaan, yaitu :

1. Apa itu Konsepsi Organisasi Kemahasiswaan Keluarga Mahasiswa ITB ?
2. Apa kekurangan konsepsi KM ITB menurut mahasiswa Teknik Pertambangan 2010 ?
3. Apa kelebihan konsepsi KM ITB menurut mahasiswa Teknik Pertambangan 2010 ?

1.3 Tujuan Penulisan

1.3.1 Mengetahui Pengertian Konsepsi Keorganisasian Keluarga Mahasiswa ITB
1.3.2 Mengetahui kekurangan konsepsi KM ITB menurut mahasiswa Teknik Pertambangan ITB 2010
1.3.3 Mengetahui kelebihan konsepsi KM ITB menurut mahasiswa Teknik Pertambangan ITB 2010

1.4 Manfaat

Manfaat-manfaat yang dapat kita peroleh dari penulisan karya tulis tentang kelebihan dan kekurangan konsepsi KM ITB ini adalah kita dapat mengetahui apa itu konsepsi KM ITB, kelebihan serta kekurangannya dari sudut pandang mahasiswa itu sendiri yang notabene adalah objek dari Konsepsi ini, untuk kemudian hasil karya tulis ini dapat dijadikan bahan pertimbangan ketika nantinya konsepsi ini akan di revisi kembali.

1.5 Ruang Lingkup

Dalam membahas masalah yang di uraikan, penulis membagi lingkup yang akan penulis kaji sebagai berikut :
a. Isi Konsepsi KM ITB
b. Kekurangan Konsepsi KM ITB
c. Kelebihan Konsepsi KM ITB

1.6 Metode dan Teknik Pengumpulan Data

1.6.1 Metode
Metode yang penulis gunakan dalam menemukan solusi dari masalah yang penulis bahas ialah deskriptif analitis dengan pendekatan empiris dan rasional.

1.6.2 Teknik Pengumpulan Data
Dalam mencari data yang diperlukan untuk menunjang penelitian ini, penulis mendapatkan data melalui studi literatur.

1.7 Sistematika Penyajian
Dalam menulis karya ilmiah ini, Kami membaginya menjadi 5 Bab, Bab 1 yaitu pendahuluan berisikan latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, lingkup kajian, metode penelitian dan sistematika penyajian. Bab II berisikan pengertian Konsepsi KM ITB. Bab III berisikan kelebihan Konsepsi KM ITB. Bab IV berisikan kekurangan Konsepsi KM ITB. BAB V berisikan pokok pikiran utama yang penulis ambil dari penyimpulan masalah yang ada, selain itu, bab ini juga berisi saran penulis terhadap pihak terkait terhadap masalah yang penulis kaji.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s