Hal-Hal penting seputar go abroad

Hola, pada postingan ini saya ingin berbagi hal-hal sederhana, namun insyaAllah tidak mengesampingkan esensinya, tentang hal-hal penting seputar traveling ke luar negeri, tulisan ini jelas tidak mencakup segala hal tentang perjalanan ke luar negeri, karena itu baru dari sudut pandang seorang traveler newbie, jadi sekiranya kawan-kawan punya hal lain yang mau di share, mangga,🙂

Tulisan itu saya buat dari sudut pandang kunjungan saya ke Tiongkok, jadi harap dimaklum ya kalo ada kekurangan-kekurangan.

 

1. Passport

Passport adalah dokumen utama untuk melakukan perjalanan keluar negeri, maka hal pertama dan utama yang harus dimiliki traveler Luar Negeri (LN) adalah passport, kecuali kalau kamu mau jadi pendatang gelap🙂. Ada beberapa hal yang haru diperhatikan dalam pembuatan passport, pertama, pastikan nama yang kamu gunakan dalam pembuatan passport adalah nama yang ada di dokumen keluarga kamu (Akta, KK, dll) jangan sampe beda, urusannya bakal ribet nanti di imigrasi bandara. Kedua, jika kamu muslimah yang berjilbab, pastikan foto di passport kamu adalah foto yang berjilbab pula, karena ada teman saya yang di buka paksa jilbabnya oleh petugas imigrasi Hongkong, karena foto di Passport nya adalah foto pas dia belum berjilbab.

 

2.  Makanan

Bagi seorang muslim, agaknya harus hati-hati ketika meyantap makanan di rumah makan LN, pastikan makanan yang kamu makan adalah makanan halal, karena tidak semua resto dan rumah makan menyediakan makanan halal, apalagi di Negara yang mayoritas penduduknya no-muslim. Selain itu, meskipun makanan itu halal, belum tentu makanan itu sesuai dengan lidah orang Indonesia, maka akan lebih baik bawa makanan–makanan alternatif, abon, indomie dll.

 

3. Cuaca

Ketika saya berkunjung ke China lalu, negeri ini sedang dalam musim Semi, tapi tetap saja, temperatur nya tidak biasa bung, Beijng 2-13 derajat Celcius, Changsa 4-14 dan Guangzho 15-25, maka pastikan kondisi cuaca di Negara tujuan mu sebelum keberangkatan, dan siapkan segala macam pakaian yang dapat mendukung aktivias mu (jaket tebal, tutup kepala dll).

 

4. Bahasa

Nah in dia, hal penting yang haru kamu persiapkan ketika travel ke LN, pastikan kamu menguasai (minimal bahasa standar) Negara tujuan, minimal bahasa yang berhubungan dengan toilet, tansportasi, tempat makan, dan bandara, Karena itu InsyaAlah akan berguna.

 

5.  Beli Souvenir

Ini hal krusial yang rasanya sudah menjadi hal wajib bagi seorang  yang pergi ke luar negeri, entah mengapa kultur di Indonesia mangajarkan wajib hukumnya bagi seorang yang kunjungan ke LN untuk memberi oleh-oleh. Pesan saya, bagi yang ingin berkunjung China (dan mungkin Negara lain) dan Anda memutuskan membeli oleh-oleh di pasar tradisional , pastikan Anda mengecek harga standarnya, karena waktu saya di China, harga aslinya nyatanya hanya 10% harga yang mereka tawarkan, pastikan Anda menawar hingga harga terendah, jangan sungkan, toh mereka tidak mengenal kita. J

 

6. Kultur kita beda bung

Ini hal krusial yang menurut saya patut menjadi hal utama yang harus diperhatikan traveler Indonesia, JANGAN MEMBAWA KULTUR NEGATIF KITA DI NEGARA TUJUAN. Kalo di Indonesia kita biasa telat merokok sembarangan, buang sampah sembarangan,maka tinggalkan kebiasaan itu di Negara tujuan Anda, karena beberapa Negara memberikan sangsi yang cukup tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran sepele seperti itu.

 

7.  Dokumentasikan perjalanan mu

Satu gambar melukiskan sejuta kisah, adagium itu rasanya tepat sekali kita kamu pergi ke LN, pastikan kamu mengabadikan momen-momen terbaik kamu dalam kamera. Bukan hanya sebagai dokumentasi atau malah sekedar ingin pamer, tapi foto-foto ini nantinya akan menjadi sumber inspirasi bagi kawan-kawan mu. Saya saja kadnag iri dan bersemangat loh, ketika melihat kawan-kawan saya bisa berfoto di menara Eifel, Taj mahal, Tembok China dll.

 

8. Do’a dan Restu

Terakhir, bukan berarti tidak penting, tapi jusru inilah hal yang harus kamu lakukan di awal, pastikan kamu sudah mengkomunikasikan perjalanan mu dengan orang tua, bukan sekedar minta doa restu, tapi ini juga bias menjadi kebanggaan bagi mereka. Selain itu, pastikan kita sudah berdo’a sebelum memulai perjalanan.

 

Thomas Friedman memang mengatakan dalam bukunya The World is Flat, dunia semakin menyatu dalam sebuah fenomena globalisasi, orang kadang menyebutnya borderless world, tapi tetap saja, di belahan dunia sana, ada berjuta inspirasi yang siap kita gali..

 

*ah, sudahlah, meracau terus kau den..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s