IMSS nyambi PROKM

Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 pagi itu, udara masih menusuk kulit. Inillah Bandung, berbeda dengan Jakarta. Tiba-tiba HP saya berdering ramai, 17 sms masuk. Bah, benar saja, HP ini memang seminggu ini sedang sakit, beberapa hari lalu tiba-tiba 22 sms masuk di pagi hari. SMS 2 hari terakhir masuk beruntun, anehnya ada beberapa sms masuk secara normal. Sebenarnya saya sudah menduga penyakit HP ini kambuh lagi sejak kemarin, 2 orang yang saya sms tentang rapat tidak balas, padahal mereka adalah orang-orang yang punya reputasi baik dalam membalas sms saya.

 
Melihat gejala-gejala penyakit timbul, setengah hari itu (kemarin) kerjaan saya hanya sekedar ON-OFF HP saya, berharap dia sembuh, anggap saja itu obat alternatif. Ternyata gagal, dan muntahan sms itu akhirnya muncul di pagi hari.

 

Dampak penyakit HP ini sangat besar, banyak info-info kumpul yang akhirnya baru saya tau pagi itu, yang terpenting adalah jam 8 pagi itu ada kumpul Tim Inti IMSS, dan jam 8 lewat saya baru baca sms nya. Rumit ! Sms yang tak kalah penting adalah sms teman saya yang menanyakan tentang Tugas Besar kami, Hari itu deadline nya. Terpaksa saya fokus Tubes ini dulu.

 

Butuh waktu cukup lama untuk menyelesaikan Tubes itu, baru jam 11 lewat saya bisa datang ke kampus, harapannya bisa ikut rapat IMSS. Saya sempet bingung ketika memasuki jalan ganesha, kok rame ? dalam kalender pendidikan ITB, ini sudah hari libur, tapi kiri-kanan jalan ini penuh sesak dengan mobil, belum lagi lalu lintas pejalan kaki, dalam kampus pun tidak menunjukkan ini hari libur.

 

Saya pun langsung meluncur ke Ruang 27 CC barat, ‘markas’ IMSS saat ini, tempat dimana mimpi-mimpi besar IMSS dibangun dan dielaborasikan. Ketika saya sampai disana, ternyata rapatnya sudah selesai. Tapi, hikmahnya, yang penting saya sudah niat datang, meskpiun telat🙂 , bukankah Rasulullah pernah bilang.

 

“Siapa yang berniat untuk berbuat kebaikan tetapi tidak jadi mengerjakannya, maka akan dituliskan untuknya 1 kebaikan (pahala) yang sempurna, jika dia benar-benar mengerjakannya, maka Allah akan menuliskan untuknya 10 hingga 700 kebaikan, bahkan boleh lebih banyak lagi. Sesiapa yang berniat untuk berbuat kejahatan tetapi tidak jadi mengerjakannya, maka akan dituliskan untuknya 1 kebaikan yang sempurna, jika dia benar-benar mengerjakannya, maka Allah akan menuliskan 1 keburukan (dosa) untuknya.” (HR Bukhari & Muslim)


Matahari nampaknya sudah diatas kepala, sayup-sayup terdengar suara adzan dzuhur, inilah kondisi kampus saya, ITB, di kampus ini masjid kampus berada di luar area kampus, sehingga suara adzan terkadang  –untuk tidak mengatakan jarang- terdengar. Bergegas menuju masjid Salman ITB, setelah sebelumnya sedikit mengobrol dengan teman-teman panitia IMSS.
Selesai melaksanakan shalat dzuhur dan lain hal, saya bergegas menuju acara lain, Hearing Calon Koordinator Divisi Taplok PROKM 2012. Sebenarnya acara ini sudah berjalan sejak jam 10 pagi tadi, tapi karena ada agenda lain, mau bagaimana lagi, saya baru bisa tiba ba’da shalat dzuhur. Ketika sampai disana, keadaan sepertinya tidak jauh berbeda dengan rapat IMSS, Hearing ini pun sudah memasuki tahap akhir, alamak !
 

Setelah beberapa pertanyaan akhir, Hearing di tutup dengan sistem musyawarah dan ditetapkan Teman saya Rochenry Penerbangan 2010 Sebagai Kordiv Taplok PROM 2012.

 

Sedikit Bercerita, Prokm merupakan salah satu agenda penting dalam dinamika kemahasiswaan ITB, kerangka besarnya adalah kaderisasi awal. Masing-masing elemen memiliki kepentingan dalam  event ini. Mari coba kita runtut 1 per satu.

 
Bagi Maba (Tingkat 1), Prokm adalah Euforia, “gua di terima di ITB cuy”

Bagi tingkat 2, Prokm adalah ajang multi elemen kampus pertama, sekaligus salah satu sarana kaderisasi untuk menyempurnakan RUK tingkat 1 dan inisiasi RUK tingkat 2.

Bagi Tingkat 3, PROKM adalah milestone untuk jadi pejabat kampus, amanah-amanah seperti danlap, Korlap, Kordiv adalah pos-pos yang biasanya jalan untuk jadi kahim di Himpunannya masing-masing.
Bagi tingkat 4, ehm, silahkan interpretasikan sendiri..hehe

Bagi Kabinet, ada yang bilang PROKM adalah setengah nyawa kabinet, seolah ada persepsi PROKM gagal = Kabinet gagal, 2 tahun lalu ketika saya masih tingkat satu, terpampang sebuah spanduk besar “Turunkan Presiden, Kabinet Gagal” (tolong koreksi jika salah). Gosipnya, spanduk itu di buat oleh segelintir orang karena PROKM dianggap gagal.

 

Bagi Unit, PROKM adalah ajang mencari anggota baru

 

Tahun ini PROKM mengangkat tema besar integrasi untuk Indonesia, tahun lalu Semangat berkemahasiswaan untuk Indonesia. Menarik memang, PROKM menyelipkan kata Indonesia dalam setiap temanya, ini menunjukkan panitia selalu memiliki visi besar tentang Indonesia dan mencoba merangkainya dalam PROKM ini.

 

Oiy, saya jadi teringat beberapa kalimat tentang ITB dan Indonesia.
Ada yang bilang Presiden Indonesia itu kalo gak dari TNI ya dari ITB. Kalimat lainnya, “Mahasiswa ITB ditunggu, bukan karena kalian punya kemampuan lebih, tapi karena kalian punya kesadaran lebih”

 

-31 Mei 2012-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s