Bandung Boys Goes to Garut (Part 1)

11 November 2012

 

Bulan sudah di penghujung masa tugasnya, matahari sedang bersiap-siap menghangat bumi, tapi ayam belum berkokok, mungkin sebentar lagi. Sebagian manusia sedang khusu’ bercengkrama dengan Sang Pencipta, yang lain masih asik terlelap dalam mimpi masing-masing. Waktu menunjukkan pukul 03.00.

 

“Kang den, bangun kang den, siap-siap..”

 

Minggu 11 November 2012, sesuai agenda, hari ini pukul 03.30 kami akan berangkat menuju Garut, salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang terkenal dengan makanan khasnya : Dodol. Hari ini kami akan menyelesaikan 2 agenda sekaligus : Silaturahim ke rumah Endang dan Pelantikan Presiden Asrama yang telah terpilih beberapa hari lalu.

 

Tak terasa memang, cepat bak kereta api cepat Changsa-Guangzhou yang pernah saya tumpangi dulu. Waktu terus bergulir tanpa peduli siapa yang siap dan tidak. Sudah 4 bulan saya membersamai para Jendral di asrama kehangatan dan perjuangan ini, itu artinya kabinet asrama periode 1 sudah habis masa tugasnya.

 

Setelah berbagai persiapan, pukul 03.45 kami baru benar-benar siap, kesejukkan Bandung memang menggoda, cukup sulit bangun dari kenyenyakan dalam kesejukkan ini. Kami pun telat 15 menit dari jadwal.

 

Tak lama berselang , sahut-sahutan adzan berkumandang, akhirnya kami memutuskan untuk shalat shubuh terlebih dahulu di masjid depan asrama, Miftakhul Khoir. Total 11 motor yang bergabung dalam touring kali ini (ini touring ke-4 kami, setelah Lembang, Cigumentong dan Ciremai), mau bagaimana lagi, beberapa memiliki agenda yang tidak bisa di tinggal, jadi hanya 19 orang yang pergi.

 

Jalur yang kami lalui pada perjalanan ini adalah Caheum, Cinunuk dan langsung menuju Garut dengan cek poin pertama alun-alun kota Garut, sekaligus menjemput salah seorang kawan yang menyusul dari sana. Ini kedua kalinya saya mengunjungi alun-alun ini, dengan kondisi yang tak jauh berbeda : ramai. Meskipun tidak seramai dulu, apa karena belum mencapai peak point keramaian, maklum jam tangan saya masih menujukkan pukul 8 pagi. Namun, ada yang menarik disana, alun-alun yang berdampingan dengan masjid Agung Garut ini sednag merias diri, dari sebuah spanduk yang terpampang di pagar alun-alun itu, saya tahu, bahwa akan ada sebuah event disana, judulnya Garut Mooi 2012 “Gelar Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

 

To be continued..:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s