Inspirasi Turki : Indeed, Negeri 1001 Mesjid

Ketika saya mencari referensi tentang turki melalui om google, banyak traveller blogger yang menuliskan Turki sebagai negeri 1001 mesjid, apa maksudnya? Awalnya saya benar-benar tidak mengerti, apakah benar jumlah mesjid di negeri benar-benar sebanyak itu? Apa itu hanya sebuah kiasan saja? Berakhirnya kekhalifahan Turki utsmani di negeri ini memang menjadikan negeri ini kental dengan tradisi islam, tapi apakah hal ini serta merta menjadikan negeri ini memiliki 1001 mesjid? Aah, banyak sekali pertanyaan yang berkecamuk di pikiran saya (lebaii..)

Menghabiskan 9 hari di negeri ini saya baru benar-benar mengerti mengapa negeri ini disebut negeri 1001 mesjid atau masyarakat Turki menyebutnya camii. Turki, khususnya Istanbul benar-benar memiliki banyak sekali mesjid dan yang menarik adalah, sebagaian besar mesjid ini sangat bagus dan dengan arsitektur kuno nan eksotik.

Yang menjadi ciri khas masjid (camii) di Turki adalah masjid-masjid ini menjadikan tower dan dome (kubah) sebagai penandanya dan didalam masjid terdapat kursi-kursi yang sengaja disediakan untuk jamaah yang sudah tidak sanggup shalat berdiri, selain itu, tempat khutbah di Masjid-masjid turki biasanya di sediakan khusus dan di desain lebih tinggi dari jamaah shalat. Hal lain yang unik adalah, saya menemukan di salah satu mesjid, di pinggir-pinggir dinding disediakan gantungan untuk menaruh tasbih, melihat dri jumlahnya yang banyak dan melihat beberapa aktivitas jamaah masjid ini saya menduga masyarakat Turki sangat sering melalukan dzikir dalam aktivitas kesehariannya.Karena bahkan di jalan-jalan sekalipun anda akan sering sekali melihat wargat Turki memegang tasbih di tangannya. Pada masjid-masjid besar yang sering dikunjungi turis, seperti Sultanahmet, Sulayman, Yenii, Sehzade, dan Eyub Sultan dipintu masuk disediakan tempat plastik agar para pengunjung bisa membungkus sepatunya untuk kemudian diletakkan di rak-rak sepatu didalam, selain itu dibeberapa tempat petugas menyediakan semacam penutup kepala yang disediakan bagi turis asing agar lebih sopan ketika memasuki masjid.

Oiy, tentang busana, untuk shalat, laki-laki Turki biasa mengguakan celana panjang, kaos kaki dan peci. Maka mudah sekali bagi anda membedakan mana warga Turki dan mana touris.

Berikut Masjd (camii) yang telah saya temukan di negeri 1001 mesjid ini :

 

Blue Mosque (Sultanahmet camii)

 

Yenni camii

 

Beyazit camii

Masjid ini sedang dalam proses renovasi, jadi tidak banyak gambar interior masjid yang bisa saya ambil😦

Keramaian Pasar Di depan Beyazit Camii

Keramaian Pasar Di depan Beyazit Camii

 

Dugmeciler camii

 

Sulaymen Camii

 

 

Sehzade Camii

 

 

Sultan Murad Camii

 

Eyub Sultan Camii

 

 

Mimar Sinan Camii

 

 

Sebenarnya masih ada beberap masjid lagi yang saya kunjungi, tetapi karena satu dan lain hal tidak saya masukkan kedalam list ini.

3 thoughts on “Inspirasi Turki : Indeed, Negeri 1001 Mesjid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s