Bagaimana mengirim artikel liputan Kampus ke Kompas?

Kampung mandiri di kompas 2 Juli 2013

Alhamdulillah, Selasa 2 Juli kemarin Artikel liputan Kampung Mandiri yang saya buat dimuat di Harian Kompas. Kampung Mandiri adalah model community development yang dikembangkan oleh kami peserta Asrama Program Pembinaan SDM Strategis (PPSDMS) Bandung. Dimana Kampung Mandiri terdiri atas 3 rumah : Rumah Kreatif, Rumah Juara dan Rumah Qurani. Kenapa harus dipartisi menjadi 3 rumah seperti itu? Karena memang segmentasi sasaran nya berbeda : Rumah Kreatif bergerak di pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat, Rumah Juara memiliki harapan besar anak-anak Ciparay nanti dapat maju dalam hal pendidikan dan Rumah Qur’ani bercita-cita anak-anak Bangbayang Dago dapat melek dan lancar membaca Alquran. Dan ketiga Rumah ini disokong Rumah Artos yang bergerak dalam hal funding dan Rumah Media yang bertugas meliput-publikasi kegiatan. Saat ini Kampung Mandiri berkonsentrasi di 2 area : Bangbayang Dago (area sekitar asrama) dan Ciparay (Kabupaten Bandung).

Sebenarnya saya sudah pasrah artikel itu tidak dimuat, karena saya mengirim artikel itu tanggal 16 Juni, dan baru dimuat 2 Juli, artinya terdapat 2 Selasa yang sudah lewat. Tapi pagi itu ditengah rapat asrama persiapan liburan dan agenda Kafe Ramadhan-Gebyar Ramadhan Asrama, salah seorang teman, sebut saja Ghozie (nama sebenarnya) secara sengaja membaca Harian Kompas dan membaca artikel itu, sontak cukup mengganggu jalannya rapat..haha
Pada artikel ini, saya akan coba berbagi, bagaimana hingga akhirnya artikel tersebut bisa dimuat di Harian Kompas. Jadi begini ceritanya….
jeng jeng…

Satu minggu satu kali di hari Selasa, Kompas memiliki rubrik khusus yang diberi nama Kompas Kampus dan rubrik ini memiliki satu halaman khusus yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengirimkan artikel kegiatan kampusnya. Lihat gambar berikut.

IMG_4449

Gambar diatas adalah penjelasan dari redaksi tentang rubrik Liputan kampus, dari penjelasan itu, terlihat apa yang harus disiapkan ketika kita ingin mengirim tulisan kita ke rubrik ini.

 
1. Rubrik ini menerima tulisan baik perseorangan maupun individu. Artinya Anda bebas mau membuat artikel itu bersama-sama teman-teman lembaga Anda atau sendiri.

 

2. Panjang tulisan maksimal 4500 Karakter (termasuk spasi)

Untuk mengecek panjang tulisan Anda, cukup lihat saja di bagian bawah Microscoft Word Anda, disana terlihat jelas, bagaimana panjang tulisan Anda : Jumlah karakter dengan spasi, jumlah karakter tanpa spasi, jumlah kata dll.

Menghitung Jumlah Kata dalam Tulisan
Untuk artikel yang saya kirim, deskripsinya adalah sebagai berikut : Jumlah kata : 497, karakter dengan spasi 3578 dan karakter tanpa spasi 3087.

 

3. Sertakan Foto atau Gambar ilustrasi untuk mendampingi tulisan
Selain artikel tentang kegiatan Anda, redaksi juga meminta Anda mengirimkan dokumentasi gambar atau foto untuk memperjelas kegiatan yang Anda lakukan. Dalam hal ini, kirimkan lebih dari satu gambar atau foto, agar redaksi dapat memilih foto mana yang terbaik menurut mereka.

 

4. Camtumkan Biodata lengkap dan foto diri
Biodata lengkap? Apa aja isiinya? Sebenarnya tidak ada aturak saklek bagaimana biodata yang lengkap, yang pasti Anda harus mencantumkan nama, no kontak, pekerjaan, alamat, email, alamat media sosial lainnya, dll. Anda bebas berkreasi.
Sedangkan untuk foto diri, satu hal yang harus disadari, JANGAN KIRIM FOTO ALAY! Foto Anda menggambarkan diri Anda bung, gak mau kan redaksi menolak tulisan Anda karena foto Anda yang ‘terlalu ekpresif’ hehe..

 

5. Kirim artikel ke email redaksikompaskampus@gmail.com
Artikel sudah, biodata sudah, foto kegiatan sudah, foto diri sudah, lalu ngapain?
Kirim kemana tulisannya?

Sebenarnya apa yang saya jelaskan dalam poin-poin diatas hanya mengulang deskripsi redaksi, karena memag sudah sangat jelas. Setelah segala persyaratan siap, tinggal kirim artikel dan segala pendukungnnya ke redaksikompaskampus@gmail.com. Hal yang harus diperhatikan adalah artikel, biodata, foto diri dan foto kegiatan harus di lampirkan (attach) secara terpisah. Berikut email yang saya buat.

 

gamabr 2

Dan jangan lupa sertakan sepatah dua patah kata kalimat pembuka di badan email, berikut contohnya.

gambar 1

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, Saya mengirim email tanggal tanggal 16 Juni dan artikel tersebut baru dimuat di Kompas edisi Selasa 2 Juli, artinya artikel yang Anda kirim tidak serta merta akan dimuat atau ditolak di Selasa terdekat, jadi jangan sungkan untuk terus-menerus mengecek, hehe, berarti beli Kompas terus ding setiap selasa? Gak harus ko, kalau memang awalnya Anda tidak berlangganan, pinjem saja Koran Kompas orang-orang terdekat Anda…hehe

 

6. Disediakan Honor bagi tulisan yang dimuat

Wiiih, wiiih… Sepertinya ini bagian paling pentingnya bagi mahasiswa..hehe

berapa jumlahnya? eits, rahasia..

Oiy, jika Anda bingung harus memulai tulisan dari mana, coba jadikan tulisan orang lain di rubrik itu sebagai benchmark, karenai tu yang saya lakukan. Lihat apa yang perlu ditulis, harus memulai dari mana dan tentunya dari artikel itu kita dapat gambaran tulisan seperti apa yang diinginkan redaksi.

 

Yap, semoga tulisan Anda dan Saya (lagi) dapat dimuat, media sudah penuh sesak hal negatif, mari warnai dengan karya-kegiatan mahasiswa. Dan tips dari saya, tulis sekarang tulis sekarang bos, jangan tunda-tunda !😀

*Tulisan ini hanya bersifat sharing, tidak bermaksud menggurui..hehe

7 thoughts on “Bagaimana mengirim artikel liputan Kampus ke Kompas?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s