(Day 5) Mencharge Rasa Syukur (Kembali)

“Allahuakbar Allahuakbar

Allahu Akbar AllahuAkbar”

Adzan maghrib berkumandang, sangat terdengar jelas dan seketika membangunkan saya dari tidur panjang. Masjid yang tepat berada di samping asrama memang cukup manjur mengingatkan penghuni asrama untuk bergegas menjemput seruan Tuhan.

Dan hari-hari ini, paska adzan berkumandang, akan ada kepala menyembul dari balik pintu, ayo kang #LekasKeMasjid, sebuah gerakan baru yang digawangi Kementrian agama Kabinet Hokage ke 4.

***

Hari ini, Alhamdulillah, seperti minggu-minggu sebelumnya, hari minggu adalah jadwal Ciparay. Meskipun awalnya saya tidak berniat ikut, karena di satu sisi, di ITB siang nanti akan diadakan sebuah talkshow/seminar dengan pembicara pak Ridwan Kamil. Jadi, pilihannya 2 :ke Ciparay atau datang ke Seminar di ITB dengan pembicara pak Ridwan Kamil.

Setelah berbagai pertimbangan, akhirnya saya memutuskan pergi ke Ciparay. Saya berangkat sendiri, Yahya, Fuad, Faqih dan Fady berangkat duluan. Motor yg masih bermasalah, terpaksa meminjam motor Sabilil, meskipun tanpa STNK, lanjut ! Tentang akan ditilang Polisi, saya teringat Faqih😀 Ia bisa “dimaafkan” polisi, karena ketika dibawa ke Pos dan ditanya

“kamu darimana?”

“saya abis ngajar pak di Ciparay, mengembangkan desa bla bla”

Dan sang polisi (mungkin terharu dengan aksi anak muda itu) akhirnya melepaskan Faqih. Padahal faqih tidak punya SIM. Haha

Perjalanan cukup cepat, kehandalan motor Bilil plus kondisi masih cukup pagi, jam 9, jalan lowong. Dan yang lebih menyengakan, dahsyatnya pemandangan Bandung pagi itu, dari salah satu jembatan saya melihat jelas bagaimana Bandung dikelilingi Pegunungan yang diselimuti Kabut, Edan! Paris Van Java !

Hari ini kami tidak mengajar, agenda nya adalah menemani 8 anak Ciparay yang akan pindah ke Pesantren Ibnu Rusyd di Cibiru. Sebelum berangkat menuju Cibiru, saya menemani pak Tatang keliling Kampung, pak tatang ingin ke rumah salah satu anak dan seorang ibu. Pak Tatang adalah bapak ideologis kami dalam hal pengabdian di desa ini, beliaulah yang menjadi jalan hingga akhirnya kami bisa membantu beliau menolong anak-anak di Ciparay ini, beliau juga yang membantu membuka jaringan pendanaan Kampung Mandiri di regional Jabar. Pun, kami belajar banyak dari beliau, bayangkan saja beliau sudah mengabdi di Ciparay sejak 1999, sejak beliau mahasiswa. Hingga sekarang, 2013 dan entah sampai kapan. Maka tak Heran, pak Tatang dikenal masyarakat Ciparay ini, dan jelas kepercayaan terhadap pak Tatang sangat besar. Saya belajar banyak hal itu dari beliau.

Proses perpindahan ini berjalan dengan mencharter 2 angkot, sementara kami mengiringi dengan menggunakan motor. Sebelum berangkat, pak Tatang sedikit memberi pesan, dan disana seluruh ibu-ibu sang anak datang, akan ikut mengiringi proses pindahan. Harapan besar berada di pundak anak-anak ini, suatu saat dapat menjadi tulang punggung Ciparay.

Berkali-kali saya bilang, Ciparay adalah realita, negeri ini masih Alfa mengurusi pendidikan. Padahal Ciparay hanya berjarak 1-1,5 jam dari pusat Kota Jawa Barat : Bandung.

Perjalanan berlangsung cukup lama, terkadang kami harus melewati jalan berkubang tak rata, bahkan tas Yahya harus rela jatuh dan bermandi lumpur di salah satu jalan. Tapi, kadang pemandangan memanja mata, pegunungan, sawah hijau, sungai, bah Indahnya Negeri Ini !

Seperti kata soe Hok Gie

“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat.

Semoga perjalan hari ini bisa menjadi pengingat syukur akan nikmat.

Lelah tubuh membawa kantuk, paska Ashar setelah sampai di Asrama, saya lekas melipat kaki di atas kasur, hingga adzan maghrib berkumandang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s