(Day 6) Ruh Semangat Apel Pagi

Betapa inginnya agar bangsa ini mengetahui

Bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri

…..

…..

Betapa berat rasa di hati

Ketika kami menyaksikan bencana yang mencabik-cabik bangsa ini,

Sementara kita hanya menyerah pada kehinaan,

Dan pasrah oleh keputusasaan

…….

……

Yang kami harapkan adalah

Terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat Serta kebaikan dari Allah, Pencipta alam semesta

 

Langit masih gelap gulita pagi itu, matahari masih berada di sangkarnya, udara Bandung masih sangat menusuk kulit, menggoda para pejuang shubuh untuk kembali menarik selimut. Ini senin, paska melaksanakan shalat shubuh berjamaah, tidak ada WBS, ini waktunya apel pagi.

Apel pagi adalah tentang mencharge diri, Indonesia Raya, Mars PPSMDMS dan Idealisme kami, sebuah pengingat.

Selesai mengikrarkan JANJI Idealisme kami, Kang Supri selaku Pembina Apel menyampaikan amanatnya,…

“Pada kesempatan kali ini ane mau coba mengambil hikmah dari sebuah kejadian pada 7 Desember 1941, kita tahu pada hari itu terjadi peristiwa penyerangan Pearl Harbour, secara mengejutkan Jepang menyerang pangkalan laut Amerika di Pearl Harbour, Hawai. Peristiwa yang dipimpin  Laksamana Madya Chuichi Nagumo ini menyebabkan hancurkan kurang 20 kapal perang, 200 pesawat serta menelan 2000 korban jiwa.

Namun kita pun tahu, kemudian di tahun 1945 Jepang yang justru malah luluh lantah akibat serangan Amerika. Dan akhirnya Indonesia merebut kemerdekaannya. Sampai saat iti, Jepang masih menganut paham Kamikaze yang berbasis pendewaan Kaisar, mereka menganggap Kaisar adalah titisan dewa matahari. Mereka rela berkorban apa saja untuk sang Kaisar. Namun semuanya berubah ketika Jendral Hirohito memimpin, ia tidak membawa angin perubahan pendewaan kaisar, Ia mengubahnya. Ia mengubah paradigma penduduk Jepang yang telah bertahun-tahun menganut paham tersebut.

Semangat perubahan besar Jepang yang dipimpin Jendral Hirohito itu yang harus coba kita implementasikan di Ramadhan ini. Ramadhan adalah tentang semangat perubahan, tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin, tilawah kita, shalat kita dan lain-lainnya.

Dan hal yang lain yang harus coba kita lakukan terkait momen perubahan ini adalah terkait nilai Respect to time dan Kesigapan. Banyak hal yang harus menjadi perhatian dalam apel pagi hari ini

Dalam Forum Silaturahim Pusat Kemarin Bang Adji terus mengkampanyekan semangat Breakhtrough PPSDMS Bandung, konferensi ke Turki dengan hampir seluruh peserta berangkat. Tapi apakah ini kemudian membuat kita berpuas diri atau justru titik awal membuat sejarah-sejarah baru”

*amanat hasil penangkapan penulis, kalo ada salah-salah mohon dimaafkan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s