(Day 7) The Power Of Giving

“022xxxx memanggil”

Tiba-tiba HP saya berbunyi,

Nomer yang tidak ada dalam kontak, history HP menjelaskan, ini ketiga kalinya nomor ini memanggil. 2 sebelumnya tidak saya angkat. Biasanya juga begitu, saya tidak akan mengangkat nomor yang tidak ada di kontak. Tapi, entah mengapa orang ini terlihat begitu ‘butuh’ saya mengangkat, sudah tiga kali saya diamkan.

 

“Halo, Assalamu’alaikum”

“ Waalaikumussalam, benar ini mas Denny?”

“Iya, pak”

“Kami dari Lembaga Kemahasiswaan ITB, ini kami mau memperpanjang beasiswa xxx mas untuk tahun ini, bersedia?”

*dalam hati, siapa yang gak mau beasiswa..wkwkwk

“boleh pak boleh”

Bahkan saya mau jawab “BOLEEEHHH BANGETTT BAPAK” haha

 

Ya, tahun lalu saya mendapat sebuah beasiwa dan memang sudah habis masa berlakunya. Well, ternyata akan diperpanjang. Alhamdulillah. Dan sesungguhnya ini sesuai banget sama kondisi kantong saya. Ibarat pribahasa.

pucuk dicita ulam tiba

Bisa di bilang Ramadhan ini penuh perjuangan, baku hantam perut vs kantong *lebai.

Beberapa hari ini saya berpikir bagaimana caranya gue harus sahur gratis, kalo buka biasa saya berburu Nasi Kotak Salman haha, Salman biasanya menyediakan 1400 Porsi Nasi Kotak setiap harinya, sayangkan kalo tidak ada yang makan. #eaa

Semriwing hati saya mendengar telpon itu, pergi menuju ATM untuk mengambil uang,  kebahagian pagi itu kembali bertambah, uang di ATM saya bertambah, wew! Kemungkinan ada 2 sumber : Kompas atau Ibu saya. Setelah di cek ternyata Ibu saya. Alhamdulillah.

The Power of Giving

Sejak berkenalan dengan Ust. Yusuf Mansyur dan menggandrungi buku-buku beliau, perlahan pencecokan beliau tentang konsep The Power of Giving mulai memasuki otak-paradgima-sumsung tulang (?) saya. Saya coba implementasikan, benar saja, saya sangat percaya dengan tagline itu. Bagaimana power dari sedekah, seperti janji Allah.

images (1)

 

“Perumpamaan orang – orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah (sedekah) adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap – tiap tangkai itu berisi seratus biji. Dan Allah melipat gandakan (balasan) bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.(Al- Baqarah : 261)

“Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya” (QS. Ath Thalaaq : 7)

Rasulullah juga bilang “Carilah Rezeki dengan bersedekah”

Maka, tak heran, ketika membutuhkan uang, biasanya saya memancingnya dengan sedekah dan rasakan dampaknya, dahsyat gan !

EH, tapi perkuat dengan Qiyamul Lail dan Dhuha juga yak.

Yap, Markijar, Mari Sama-sama belajar, semoga kita terus bisa istiqomah !😀

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s