Hilirisasi dan Penguatan Ekonomi

Tidak dapat dipungkiri, Industri pertambangan merupakan salah satu industri vital dalam perekonomian Indonesia. Data ESDM Menunjukkan dari 33 % penerimaan negara dari Kementrian ESDM, subsektor pertambangan umum menempati posisi kedua terbesar setelah subsektor migas. Selain besarnya pemasukan negara, industri pertambangan memaninkan peran vitalnya juga karena linkage effect yang timbul akibat aktivitas industri pertambangan ini.

Namun sayangnya, fakta menunjukkan  industri pertambangan Indonesia belum memberikan efek maksimal terhadap ekonomi Indonesia. Selama ini perusahaan tambang baru sebatas mengekspor raw material (barang mentah) tanpa melalui proses pengolahan dan pemurnian. Padahal proses pengolahan dan pemurnian sangatlah penting untuk menambah nilai dari produk tambang tersebut. Tahun 2009 pemerintah akhirnya mengeluarkan sebuah terobosan baru, melalui UU No 4 tahun 2009 pemerintah mengeluarkan aturan hilirisasi tambang. Aturan ini mewajibkan terhitung 5 tahun setelah terbitnya UU tersebut  atau  tepatnya 12 Januari 2014 para pemegang Izin Usaha Pertambangan wajib untuk melakukan pengolahan dan pemurnian raw material terlebih dahulu sebelum di ekspor.

Aturan ini merupakan terobosan pemerintah yang harus didukung, karena aturan ini akan menjadi salah satu sarana penguatan ekonomi Indonesia. Setidaknya akan ada 2 kantong-kantong penguat ekonomi Indonesia melalui aturan ini. Pertama bersumber dari pendapatan, dengan aturan ini berarti Indonesia tidak lagi mengekspor raw material, tetapi akan mengelola barang hasil olahan yang tentunya nilanya lebih tinggi dari raw material, sehingga tentunya hal itu akan meningkatkan pendapat Indonesia. Kedua bersumber dari pembangunan industri smelter, hilirisasi mensyaratkan para pengusaha tambang untuk melakukan pengolahan raw material pada smelter (mesin pengolahan dan pemurnian). Pembangunan industri smelter yang notabene merupakan industri yang memerlukan investasi yang besar, tentu akan menghidupkan area industri tersebut, baik secara keekonomian maupun penyerapan tenaga kerja.

Ditengah berbagai polemik yang ada, terobosan baru hiliriasasi ini harus terus didukung, karena dalam jangka pendek maupun panjang program hilirasasi akan menjadi angin segar bagi perekonomian Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s