Mereka, Biarlah Allah yang membalasnya..

Ini hari yang rumit, membutuhkan tenaga ekstra, tapi harus saya katakan, saya menikmatinya..

Hari ini adalah hari baik, paling tidak orang-orang itu, ya mereka yang membantu saya, tulus..

Mulai pagi hari, seorang penjaga fotokopi yang sangat kooperatif membantu memprintkan beragam berkas itu, “ini udah masbro, ada lagi gak?” “sederhana, tapi berbekas…

Hingga siang hari, dalam perjalanan Commuter Line Kalideres- Jatinegara, saya termasuk warga Jakarta yang tidak terlalu sering menggunakan moda transportasi ini, maka tak heran saya beberapa kali harus bertanya, untuk benar-benar mencari tahu, atau sekedar memastikan, memantapkan hati…

“Ini jalur ini untuk yang ke Jatinegara ya pak?” tanya saya pada seorang bapak berseragam petugas di Stasiun Duri, penampilannya cukup sepuh. Ia menjawab dengan senyum yang begitu tulus “iya”, hingga ketika kereta tujuan Jatinegara itu datang, ia menuntun saya, memegang tangan saya layaknya seorang kakek menuntun cucunya, padahal kami baru kenal saat  itu…

Beberapa stasiun kami lewati, ternyata sang bapak harus turun lebih awal, sebelum menghilang beliau melempar senyumnya kepada saya, sungguh tulus. Inilah Indonesia, negara ku dan negaramu juga…

 

Tujuan saya di Jatinegara adalah Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, ada sebuah berkas yang harus saya kumpulkan, tapi, siang itu saya telat, Deadline akhir pengumpulan adalah 14.00, sementara saya hadir pukul 14.35. Dengan penuh ketergesa-gesahan saya lari dan langsung bergerak cepat menuju lantai 4, tempat dimana berkas itu harus dikumpulkan, sesampainya disana, Alhamdulillah, saya disambut keramahan, senyum dan candaan, ternyata waktunya diperpanjang, extra time

Siang menjelang sore itu adalah hari ngbolang, setelah menyelesaikan urusan di kantor Disorda Jakarta, saya bergerak entah kemana, sebenarnya, tujuan awal saya satu, mencari toko aksesoris Handphone lalu mencari travel menuju Bandung. Saya baru sadar di CommuterLine tadi, kabel data saya rusak, praktis saya tidak bisa mencharge HP. Beberapa kali bertanya akhirnya saya bergerak menuju pasar Jatinegara, pertama kali memasuki pasar ini, sama sekali tidak meyakinkan akan hadirnya penjual aksesoris HP, sepanjang mata memandang : penjual pakaian. Usut punya usut bagian elektronik berada di lantai 4, Alhamdulillah ketemu, yeay!

Selesai kembali menemukan peradaban a.k.a hidupnya HP, saya segera mencari travel, ini perjalanan kaki paling panjang dalam beberapa bulan terakhir : Jatinegara-Matraman. Beberapa kali saya harus membuat tukang ojeg itu kecewa “Ojeg mas?” “engga pak, jalan aja”.

Keringat mengucur, tenaga mulai terkuras, tubuh ini belum menyentuh nasi sejak pagi tadi, tapi bukan itu masalahnya, masalah utama adalah ketidakpastian, belum ada tanda-tanda pasti dimana lokasi travel terdekat, beberapa petunjuk dari hasil bertanya sepertinya tidak valid…

Sejenak duduk dipinggir trotoar Matraman, akhirnya saya memutuskan naik ojeg, “iya ada travel ke Bandung, diujung Cikini sono, 15 ribu dah, jauh soalnya” ujar sang tukang ojeg, meskipun setelah tawar-menawar akhirnya kami sepakat, 10ribu! Bapak pengemudi Ojeg ini sangat baik, sepanjang perjalanan kami sesekali mengobrol, ramah…

Lelah tubuh akhirnya membawa saya lelap di setengah perjalan Jakarta-Bandung itu, Sesampainya di Bandung, salah satu sahabat sudah meluncur untuk menjemput…

ppsdms ciremai 2

 

foto ilustrasi, berlokasi di Puncak gn. Ciremai

 

Untuk Kalian semua yang telah menolong saya hari ini dan untuk seorang sahabat yang senantiasa menemani saya berdiskusi semoga Allah membalas kebaikan kalian, layaknya sabda sang manusia terbaik.

 Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat.  Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim)

Karena Allah lah sebaik-baiknya penolong dan pelindung.

Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah adalah Pelindungmu. Dia adalah Sebaik-baik pelindung dan Sebaik-baik penolong. [QS al-Anfal : 40].

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s