Catatan Ramadhan : Lailatul Qadar, dosa dan Ampunan Allah

[Catatan tausiyah tarawih Masjid BI Jakarta]

Ramadhan sebentar lagi akan meninggalkan mu…

 Aisyah RA: “Aku (Aisyah) berkata”: “Wahai Rasulullah beritahukanlah kepadaku, apabila datang malam lailatul Qadar, do’a apakah yang harus aku baca?” Bersabda Rasulullah “bacalah: “Ya Allah, engkau adalah dzat yag maha pemaaf, maka maafkanlah semua dosa dan salahku”

Beliau menjawab,”Katakanlah: ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah)

 

Musuh terbesar kita dalam hidup adalah dosa yang terus mengintai kita. Dalam sebuah kisah, sama –sama kita tahu, ketika dikeluarkan dari surga, doa Nabi Adam dan Hawa  adalah

“Rabbana dzalamna anfusana wa in lam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin,” (Ya Tuhanku. Sesungguhnya kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Kau tidak mengampuni dosa-dosa kami, maka kami menjadi hamba yang merugi).

Sebuah tekad untuk memohon ampunan Allah, Nabi Adam As membacanya selama 200 tahun, ‘hanya’ untuk berproses memastikan Allah mengampuni dosa-dosanya.

 

Rasulullah pernah bersabda, 4 tanda manusia yang celaka :

Pertama, melupakan dosa-dosa masa lalu padahal semuanya tercatat dengan rapi di sisi Allah.

Kedua, mengenang kebaikan di masa lalu padahal belum diketahui diterima Allah atau tidak.

Ketiga, Dalam urusan dunia selalu memandang ke yang lebih atas.

Keempat, dalam urusan agama selalu memandang ke yang lebih rendah.

Poin pertama adalah Lupa akan dosa masa lalunya padahal Allah mencatat dosa tersebut.

 

Ketika meninggal kita membawa 2 koper :  pahala dan Dosa

Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya. maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?. (Yaitu) api yang sangat panas. (Qs. Alqoriah: 1-11)

 

 

Mendapat Lailatul Qadar =  mendapat ampunan Allah

 

“Barangsiapa menegakkan shalat pada malam lailatul qadar dalam keadaan iman dan dengan penuh harapan (balasan dari Allah) niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (Muttafaqun ‘Alaihi)

 

Apa kabar ibadah Ramadhanmu?

23 Juli 2014, Masjid Baitul Ihsan, saat Ramadhan sebentar lagi pergi.

2 thoughts on “Catatan Ramadhan : Lailatul Qadar, dosa dan Ampunan Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s